Ratu Elizabeth II Harap COP26 Buat Negara di Dunia Kompak Hadapi Perubahan Iklim

  • Whatsapp
Elizabeth II
Ratu Elizabeth II.

Inisiatifnews.com – Ratu Elizabeth II membuat video personal untuk menyambut acara pembukaan Climate Change Conference of The Parties (COP26) yang digelar di Glasgow Inggris.

Di dalam pidatonya, Ratu Inggris itu menilai agenda pertemuan para pimpinan negara di dunia itu adalah momentum untuk bersatunya negara-negara dalam menghadapi berbagai ancaman global, khususnya adalah persoalan perubahan iklim yang bisa mendegradasi masa depan planet bumi.

Bacaan Lainnya

“Dunia punya kesempatan untuk bersatu dan sependapat untuk membangun masa depan yang lebih stabil, aman, sekaligus kebaikan bumi tempat kita tinggal,” kata Ratu Elizabeth II dikutip oleh Holopis.com, Selasa (2/11).

Ia yakin, jika semua negara di dunia mampu berkomitmen bersatu mengatasi persoalan yang ada, pasti akan bisa dicapai.

“Kita tidak meremehkan tantangan-tantangan ke depannya. Sejarah menunjukkan, bahwa ketika negara-negara bersatu untuk satu tujuan, maka selalu ada harapan,” ujarnya.

Ia menyadari bahwa persoalan perubahan iklim bukan pekerjaan dan tanggung jawab satu negara saja, akan tetapi semua negara di dunia.

“Bekerja berdampingan, kita akan mampu untuk menyelesaikan masalah yang paling besar, dan menerima kemenangan dari kesulitan,” tandasnya.

Oleh karena itu, Ratu Elizabeth II berharap besar, konferensi COP26 bisa melahirkan kesepakatan yang benar-benar menggembirakan.

“Saya berharap konferensi ini akan menjadi momen yang jarang terjadi, di mana orang-orang akan meninggalkan politik, dan menjadi negarawan sejati,” tegasnya.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa banyak yang menaruh harapan besar bahwa pertemuan tersebut akan ditulis dalam sejarah nantinya. Kemudian para delegasi yang hadir akan tercatat dalam sejarah sebagai orang-orang yang berjasa sekali dalam upaya mengatasi permasalahan perubahan iklim, karena pertaruhannya adalah nasib kehidupan umat manusia di bumi.

“(Sejarah) akan menuliskan bahwa anda adalah pemimpin yang tidak mengabaikan kesempatan dan harapan dari generasi masa depan,” tandasnya.

Pos terkait