School from Home di Surabaya Diperpanjang Sampai 5 April 2020

  • Whatsapp
khofifah indar parawansa gub jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Inisiatifnews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperpanjang masa belajar siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) atau yang sederajat di rumah hingga 5 April 2020. Sebelumnya masa belajar siswa SMA, SMK dan sederajat di rumah hingga 29 Maret 2020.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, keputusan itu diambil mengingat seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi setempat sudah masuk dalam kategori terjangkit virus corona atau COVID-19.

Bacaan Lainnya

“Agar proses penanggulangan wabah COVID-19 berjalan dengan baik, serta untuk perlindungan anak-anak didik kita, maka masa belajar siswa di rumah kami perpanjang sampai tanggal 5 April,” kata Khofifah, Minggu (22/3/2020).

Khofifah menuturkan, pelaksanaan ujian nasional siswa SMA yang menurut jadwal diselenggarakan pada 30 Maret, akan diundur pada 6 April 2020.

“Bagi para kepala sekolah SMA, serta kepala cabang dinas, selama masa perpanjangan itu, meski posisinya kerja dari rumah tetap harus stand by untuk rapat koordinasi sewaktu-waktu dengan kepala Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan penyelenggaraan ujian nasional,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan juga akan melaksanakan tugas dari rumah masing-masing, terhitung mulai 23-29 Maret.

“Mereka (guru dan tenaga kependidikan) akan mulai melaksanakan tugas kantor pada 30 Maret. Pelaksanaan tugas dari rumah ini juga akan diterapkan penggunaan teknologi informasi dan komunukasi secara efektif dan efisien,” ujar Wahid.

Pos terkait