Obat, Vitamin dan Vaksinasi Covid-19, KSPI Minta Pemerintah Gerakkan BPJS Kesehatan

  • Whatsapp
IMG 20201215 115439
Presiden KSPI, Said Iqbal saat mengikuti konferensi pers via zoom meeting.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengharapkan kepada pemerintah agar menggunakan BPJS Kesehatan untuk mengakses para buruh yang isolasi mandiri karena Covid-19, termasuk menjalankan program vaksinasi.

“Bagi pekerja yang isoman wajib lapor, yang positif Covid diberikan obat dan vitamin gratis. Gunakan provider BPJS Kesehatan,” kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Kamis (15/7/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menilai jika BPJS Kesehatan digerakkan, akan lebih efektif. Selain bisa tepat sasaran, Iqbal juga menyebut jaringan BPJS Kesehatan jauh lebih lengkap dibanding perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Kimia Farma.

“Karena BPJS jaringannya sangat lengkap, klinik-klinik jaringan BPJS Kesehatan bisa juga lakukan vaksinasi. Mereka (jaringan) tinggal tagih BPJS Kesehatan kalau sudah vaksinasi,” ujarnya.

Apalagi kata Iqbal, hampir semua perusahaan berafiliasi dengan BPJS Kesehatan. Sehingga untuk mengakses para pekerja yang memerlukan layanan kesehatan khususnya karena dampak Covid-19 bisa lebih tepat sasaran.

“90 persen perusahaan di Indonesia anggota BPJS Kesehatan. Maka vaksinasi juga sebaiknya itu ada di klinik-klinkk dan RS provider BPJS,” saran Iqbal.

Hanya saja, untuk menindaklanjuti saran tersebut maka pemerintah sebagai regulator harus membuat sebuah payung hukum agar BPJS Kesehatan bisa menjalankan fungsinya itu.

“Buat Perpres atau Permenkes berikan jaminan obat dan vitamin kepada buruh yang isoman,” tuturnya.

Anggota Governing Body International Labour Office (ILO) tersebut juga merespon tentang program pembagian obat-obatan untuk tanggulangi para penderita Covid-19.

Menurutnya, program yang baru saja diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo tidak akan efektif.

“Tentang pembagian obat gratis. Telemedicine itu yang dibuat pemerintah nggak akan efektif. Kuncinya hanya BPJS Kesehatan boleh bagikan vitamin dan obat gratis melalui jaringan provider klinik dan Rumah Sakit. Insya Allah dengan jalur itu akan bisa dilaksanakan. Termasuk jg vaksinasi. Jangan lewat Kimia Farma,” pungkasnya.

Pos terkait