Ridwan Kamil Apresiasi Ponpes dan Gereja Mau Jadi Sentra Vaksinasi

  • Whatsapp
Ridwan kamil
Gubernur Jawa Barat, Mohammad Ridwan Kamil (Kang Emil).

Inisiatifnews.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Mohammad Ridwan Kamil mengajak kepada seluruh pihak untuk turut menggenjot program vaksinasi Covid-19 ini. Kang Emil, sapaan akrabnya, meminta peran serta seluruh Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) di Jabar dan lembaga kegamaan lain bersedia menggelar program vaksinasi untuk masyarakat.

“Kami mengajak kepada para pimpinan Pondok Pesantren, para pemimpin Gereja dan tempat lembaga keagamaan lainnya di Jawa Barat untuk menyelenggarakan program vaksinasi,” kata Kang Emil saat silaturahmi Menko Polhukam Mahfud MD dengan alim ulama, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan pimpinan serta tokoh lintas agama se-Jawa Barat (Jabar) secara virtual, Minggu (25/7/2021).

Bacaan Lainnya

Orang nomor satu di Jawa Barat itu mengatakan, mulai Agustus mendatang pihaknya sudah menyiapkan beberapa lembaga pendidikan setingkat SMA sebagai pusat pemberian vaksin.

Dirinya berharap, di waktu yang bersamaan itu, seluruh lembaga keagamaan di Jawa Barat juga dapat melakukan program vaksinasi serupa.

“Dengan senang hati kami memfasilitasi. Ini untuk kurangi kematian. Yang punya gedung dan halamannya luas, mari kita sama-sama berikhtiar. Bantu pemerintah. Sebab, kami hanya punya 60 persen fasilitas kesehatan untuk vaksinasi, 40 persennya, fasilitas keagamaan, gereja, masjid pesantren, vihara, bisa ikut membantu.

Mari kita kejar imunitas jawa barat. Agustus ini, selain sekolah, mobil juga akan bergerak ke pelosok-pelosok mudah-mudahan akhir tahun sudah ada kekebalan kelompok di Jabar.

Kang Emil menyebut, upaya masifnya vaksinasi akan menyelematkan nyawa. Sebab, sekalipun terinfeksi Covid-19, orang yang divaksin lebih berpeluang untuk selamat.

“Ada 6 daerah tingkat kematian tinggi di Jabar karena tingkat vaksinasi rendah. Yakni Karawang, Tasikmalaya, Kota Tasik, Indramayu, Garut, dan Kota Sukabumi. Di Kota yang vaksinasi tinggi, kematian rendah seperti Kota Cirebon dan Kota Bandung,” katanya.

Dalam silaturahmi tersebut, sebagian besar perwakilan tokoh lintas agama dan ormas mendukung kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan, sejumlah pimpinan pondok pesantren dan pimpinan gereja, siap membantu pemerintah pusat dan Pemprov Jabar dalam menyukseskan program vaksinasi.

Yakni dengan mengizinkan gedung dan halaman ponpes, maupun tempat ibadah lainnya yang dalam pelaksanaan PPKM tidak dapat dipergunakan, dialihfungsikan menjadi tempat perawatan isolasi mandiri isoman bagi pasien Covid-19 dan sentra vaksinasi.

“Saya berterima kasih. Ini niat baik, pada semangat tempatnya jadi sentra vaksinasi. Nanti kita cek, siapa saja lembaga yang siap. Intinya, bantu kami, tenangkan masyarakat. Alim ulama dan umaro harus terus menguatkan dan kompak dalam mengatasi pandemi ini. Untuk sehat, terpaksa makan obat pahit. Ayo kita bersama menghadapi pandemi ini,” pungkas Kang Emil. (INI)

Pos terkait