Majelis Lucu Indonesia Serahkan Penuh Kasus Hukum Coki Pardede ke Polisi

  • Whatsapp
majelis lucu indonesia
Manajemen Majelis Lucu Indonesia (MLI).

Inisiatifnews.com – Pasca ditangkapnya Reza “Coki” Pardede oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus penyalahgunaan narkoba, Majelis Lucu Indonesia (MLI) pun angkat bicara.

Rekan talent Coki Pardede, Tretan Muslim pun menyatakan bahwa penangkapan sahabatnya oleh Kepolisian tersebut adalah benar. Ia juga menyampaikan bahwa manajemen MLI sudah menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap rekan kerjanya itu oleh aparat yang berwajib.

Bacaan Lainnya

“Kami mengkonfirmasi berita tentang ditangkapnya Coki Pardede adalah benar, dan kami menyerahkan proses hukum kepada yang berwajib,” kata Tretan Muslim dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya @tretanmuslim, Kamis (2/9).

Dalam kesempatan yang sama, CEO PT Jenaka Sumber Rejeki yang menaungi brand besar Majelis Lucu Indonesia, Patrick Effendy juga menyampaikan permohonan maafnya atas kasus yang menimpa salah satu talent-nya itu.

“Selaku perwakilan talent management dari Coki Pardede, sangat menyayangkan kejadian ini dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, atas kesalahan dan yang dilakukan oleh talent kami,” kata Patrick.

Dan ia juga menyarakan bahwa manajemennya sedang mengupayakan langkah-langkah selanjutnya terkait dengan dampak buruk yang terjadi di dalam kasus yang menyeret salah satu talent-nya tersebut.

“Saat ini kami sedang mengupayakan komunikasi kepada pihak keluarga, kepolisian, klien dan semua media untuk menyelesaikan segala tanggung jawab atas kewajiban profesional dan berusaha memberikan strategi serta solusi yang terbaik demi kepentingan bersama, baik untuk pihak client maupun konsumen dari semua program yang terkait,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa pada hari Rabu 1 September 2021, Coki Pardede ditangkap di rumahnya di kawasan Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang oleh Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota. Coki ditangkap karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Dari tangan Coki, polisi mengamankan paket sabu dan alat suntik.

Kemudian, berdasarkan hasil tes urin yang dilakukan oleh Kepolisian, didapati bahwa Coki positif menggunakan narkoba.

Pos terkait