Gus Miftah Sedekah Beras 18 Ton untuk Kesembuhan Deddy Corbuzier

  • Whatsapp
gus miftah
KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

Inisiatifnews.com – Persahabatan antara Deddy Corbuzier dengan Gus Miftah tampaknya terjalin sangat erat. Bahkan tanpa tedeng aling-aling, keduanya saling support dalam berbagai hal, salah satunya ketika Deddy Corbuzier saat mengalami kritis akibat badai sitokin karena dampak dari virus Covid-19.

Sebagai sarana untuk membantu dan mendoakan kesembuhan Deddy Corbuzier, Gus Miftah sampai rela keluarkan isi dompetnya sampai Rp180 juta untuk dibelikan beras.

Bacaan Lainnya

“Gua sedekah beras 18 ton, 18.000 kilogram dikali Rp10.000 jadi Rp180 juta,” kata Gus Miftah di dalam podcast bersama Deddy Corbuzier di program Close The Door.

Jumlah ini dibongkar Gus Miftah karena Deddy membandingkan sedekah yang dilakukan Gus Miftah untuk dirinya dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Di mana saat Budi Karya tengah kritis akibat terinfeksi virus Covid-19 tahun lalu, Gus Miftah sampai bersedekah 1 (satu) ekor sapi besar seharga Rp80 juta. Sapi tersebut dipotong sebagai bentuk harapan dan doa tolak balak demi kesembuhan sahabatnya itu.

“Lu masih kurang terima kayak gitu ? Itu kalau buat beli sapi sudah dapat 3 ekor,” imbuhnya.

Seluruh beras yang dibeli Gus Miftah dibuat menjadi paket 5 kilogram. Kemudian paket beras tersebut dibagikan kepada mereka yang membutuhkan dengan harapan pahala sedekahnya untuk kesembuhan sahabat karibnya itu.

“Berasnya kita paketin per 5 kilogram, kita kasih ke warga, temen-temen ojol, para pemulung, dan masih gue tambahin duit,” terangnya.

Gus Miftah juga menyebut, selain membeli beras untuk disedekahkan demi kesembuhan Deddy Corbuzier, ternyata pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman Yogyakarta itu juga sudah menyiapkan 1 (satu) ekor sapi besar untuk dipotong. Sayangnya, sapi tersebut gagal disembelih karena Deddy sudah terlebih dahulu sembuh.

“Dan gua udah siapin 1 ekor sapi warna hitam warna kesukaan lu, tapi gak jadi gua potong, lha lu udah sembuh jadi ditahan dan dikelola para santri,” jelasnya.

Pos terkait