Polisi Kejar Pengunggah Pertama Video Dewasa Mirip Gisella Anastasia

  • Whatsapp
Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Inisiatifnews.com – Polda Metro Jaya mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran terhadap siapa yang menjadi penyebar pertama video adegan seks yang disebut dengan deskripsi ‘mirip Gisel’.

“Yang paling utama nanti yang menyebarkan pertama. Dan yang masih menyebarkan akan kita lakukan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11/2020).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Yusri mengharapkan adanya laporan ke kepolisian bagi pihak yang merasa dirugikan karena tersebarnya video tersebut. Polisi pun mengecek fakta mengenai video yang menampilkan dua orang lawan jenis sedang beradegan suami istri di dalam sebuah kamar itu.

“Kita akan cek semuanya. Polda Metro akan mengecek apa betul dan kita harus menunggu akan seperti apa. Kita harapkan adanya laporan,” terang Yusri.

Sebelumnya, dalam video yang beredar terlihat perempuan yang disebut warganet mirip dengan Gisel tengah melakukan hubungan badan dengan seorang pria. Hubungan badan itu terjadi di salah satu ruangan dengan televisi yang masih menyala. Ada tirai cokelat yang juga terlihat dalam ruangan tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan hukuman bagi pelanggar tersebut diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Bunyi pasal tersebut: ‘Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar’.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia (APMI), Febriyanto Dunggio menyayangkan munculnya video panas yang disebut-sebut adalah Gisella Anastasia alias Gisel.

“Kami resmi hari ini melaporkan konten tersebut ke Polda Metro Jaya karena dinilai meresahkan yang dapat merusak anak bangsa sebagaimana laporan polisi Nomor LP/6608/XI/Yan.2.5/2020/SPKT PMJ Tertanggal 07 November 2020,” kata Febri kepada wartawan, Sabtu (7/11).

Menurut Febri, konten pornografi yang disangkut-pautkan dengan aktris Gisel itu merupakan pelanggaran serius dalam Undang-Undang Infromasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kontennya sudah jelas bermuatan pelanggaran dan tindak pidana serius baik menurut UU Pornografi dan UU ITE soal larangan asusila,” ujarnya. [RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait