IPMJ Serukan Publik Dukung Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp

Inisiatifnews.com – Ikatan Pers Mahasiswa Jakarta (IPMJ) mengajak seluruh komponen masyarakat dan kaum milenial untuk mendukung program vaksinasi covid-19 yang digaungkan oleh pemerintah.

Hal ini diutarakan dalam rangka memutus penyebaran virus Covid-19 yang kian hari bertambah korban yang terinfeksi.

Bacaan Lainnya

Ajakan tersebut dibalut lewat konten video testimoni dengan menghadirkan beberapa narasumber yang memiliki kapasitas tinggi di bidangnya. Diantaranya yaitu Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Asrorun Ni’am Sholeh, Direktur eksekutif The Jakarta Institute sekaligus Wakil Ketua Umum PP AMPG Reza Fahlevi dan jurnalis Lampu Ijo Septradi Setiawan.

Dalam pemaparannya lewat video, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh menyampaikan, bahwa Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan salah satu ikhtiarnya adalah dengan membuat program vaksinasi agar wabah tidak meluas.

“Ini harus didukung secara optimal oleh seluruh elemen masyarakat sehingga memiliki dampak kesehatan bagi kita semua,” kata kiai Niam, Kamis (28/1/2021).

Di samping itu, bahwa Vaksin Sinovac untuk Covid-19 hukumnya suci dan halal. Kemudian juga ditilik dari aspek keamanan juga sudah dipaparkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa vaksin tersebut aman.

“Bahwa kehalalan dan kesucian ini ditetapkan setelah MUI melakukan pengujian dan pengkajian lebih mendalam sebelumnya tentang vaksin sinovac oleh tim audit MUI,” jelasnya.

Fatwa kehalalan Sinovac sendiri erat kaitannya dengan halal dan amannya suatu produk. Asrorun Niam mengatakan melalui fatwa tersebut, maka umat Islam di Indonesia memiliki landasan hukum syariah terkait penggunaan Sinovac untuk mencegah penularan SARS-CoV-2.

“Fatwa menimbang dari Alquran, Al Hadits, kaidah fikih, pandangan ulama, dan hal terkait lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Reza Fahlevi dari The Jakarta Institute dan Juga Waketum PP AMPG mengajak kaum milenial agar menjadi pelopor serta mendukung Program vaksinasi yang sudah diputuskan oleh pemerintah agar memutus mata rantai covid-19. Program ini akan dilaksanakan secara serentak di wilayah indonesia dan vaksin ini juga bertujuan untuk menciptakan kekebalan kerumunan (herd immunity).

Karena menurutnya, setiap hari penyebaran Covid-19 terus meningkat sehingga vaksinasi harus menjadi agenda utama dan program ini gratis bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita sebagain bagian dari rakyat tentu mempunyai kewajiban untuk mengoptimalkan agar program ini berjalan lancar dan aman, apalagi vaksin ini halal digunakan,” kata Reza.

Hal senada juga disampaikan Septradi Setiawan selaku Jurnalis Lampu Ijo. Dirinya menilai program vaksinasi ini harus didukung seluruh elemen anak bangsa dan semua harus bisa bekerjasama guna memutus mata rantai Covid-19 melalui kebijakan ini.

Ia juga menyoroti munculnya hoaks seputar vaksin dan ditambah minimnya kesadaran masyarakat untuk disuntik vaksin Covid-19.

“Dari akibat munculnya hoaks tersebut masyarakat akan sulit dimobilisasi, sehingga target kekebalan kolektif sulit dicapai dan anggaran kesehatan negara akan terbuang percuma,” ujat Septradi.

Oleh karena itu ia menyampaikan bahwa sebagai masyarakat yang peduli terhadap kemaslahatan mengajak kepada masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks tentang vaksinasi. Kemudian publik akan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi mereka dalam program vaksinasi covid-19.

“Tanpa kerjasama dan saling menguatkan, program vaksinasi untuk memutus penyebaran covid-19 tidak akan terwujud, mari kita bersatu untuk mewujudkan indonesia sehat tanpa covid-19,” tutupnya. [RED]

Pos terkait