Komisi IX DPR Harap Protokol Kesehatan Perkantoran Disamakan dengan di Pesawat

  • Whatsapp
Melki Komisi IX DPR
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena (Melki). [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan kembali bahwa protokol kesehatan di perkantoran harus disamakan dengan transportasi umum.

Hal ini lantaran perkantoran adalah termasuk tempat yang sangat berisiko tinggi karena kondisi di ruangan tertutup dan banyak orang dalam waktu yang lama. Terlebih, untuk ruangan berpendingin udara yang sirkulasi udaranya terbatas, maka protokol kesehatannya harus jauh lebih ketat.

Bacaan Lainnya

“Orang yang naik pesawat aja naiknya diperiksa, turunnya diperiksa. Kemudian juga diberlakukan juga penanganan yang relatif lebih ketat ketimbang kita di tempat yang terbuka. Sehingga penanganan di perkantoran harus disamakan ketika kita naik kereta api yang ber-AC, naik pesawat, transjakarta dan lain sebagainya itu harus lebih ketat ya,” kata pria yang karib disapa Melki itu, Minggu (26/7/2020).

Kemudian, Melki melanjutkan, selama pegawai beraktivitas di dalam kantor, direksi atau manajemen kantor maupun gedung harus melakukan pengecekan terhadap orang-orang yang ada dalam kantor atau gedung secara berkala.

Seperti misalnya pengecekan suhu badan beberapa kali dalam sehari, dilihat jika ada orang yang bersin ataupun batuk yang sering dalam jam kerja itu. Itu semua dilakukan oleh petugas khusus yang akan berkeliling kantor.

“Semestinya harus ada petugas yang khusus, kalau kita bicara satpam kan untuk keamanan kan? nah semacam petugas untuk melihat pekerja ada yang terkena Covid atau tidak di ruangan tersebut,” ujarnya.

Politikus Golkar ini melanjutkan, pegawai kantor juga semestinya rutin dilakukan pemeriksaan kesehatan. Misalnya, ada dokter yang dipanggil khusus seminggu sekali untuk mengecek secara rutin dan acak kondisi orang dalam kantor tersebut.

Karena, orang dalam kantor itu bertemu dengan orang yang sama selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, tentu semuanya harus diawasi oleh tenaga kesehatan dan juga dites menggunakan rapid test.

Perlu diketahui bahwa angka positif Covid-19 saat ini terus melonjak tinggi setiap harinya, dan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 menyebut bahwa area perkantoran menjadi salah satu sumber yang banyak ditemukan kasus positif. []

Pos terkait