Apple dan Google Kolaborasi Pantau Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
IMG 20200412 060531
Apple dan Google lawan Covid-19.

Inisiatifnews.com – Jumlah korban Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) secara global sudah sangat mengkhawatirkan hingga membuat wabah ini diterapkan statusnya sebagai pandemik.

Bahkan catatan riset dari Universitas John Hopkins, per hari ini angkanya sudah mencapai 1.767.855 orang terinfeksi dan 108.281 meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Mendapati korban dengan tren meningkat ini, Apple tengah mengupayakan cara terbaik bagaimana agar pergerakan masyarakat dapat dipantau daj tidak menyebarkan virus corona. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan mode pelacakan berdasarkan kontak pasien melalui perangkat pintar mereka.

“Pelacakan kontak dapat membantu memperlambat penyebaran COVID-19 dan dapat dilakukan tanpa mengorbankan privasi pengguna,” kata CEO Apple, Tim Cook dalam kicauannya di akun twitter pribadinya, @tim_cook.

Untuk memuluskannya, teknologi Bluetooth akan diandalkan dalam proyek ini. Bahkan Apple telah bermitra dengan Google untuk melancarkan proyek ini. Tujuannya adalah agar para petugas medis tahu kemana saja virus yang menjangkit manusia itu berkeliaran.

“Kami sedang bekerja dengan Sundar Pichai dan Google untuk membantu petugas kesehatan memanfaatkan teknologi Bluetooth dengan cara yang juga menghormati transparansi dan melalui persetujuan,” ujarnya.

Baik Apple maupun Google menyadari betul bahwa penularan Covid-19 bisa terjadi dengan karena droplet. Maka pelacakan kontak sangat diperlukan hubungan satu individu dengan individu lainnya di saat wabah ini berlangsung.

“Karena COVID-19 dapat ditularkan melalui jarak yang dekat dengan individu yang terkena dampak, pejabat kesehatan masyarakat telah mengidentifikasi pelacakan kontak sebagai alat yang berharga untuk membantu menahan penyebarannya,” jelasnya.

Oleh karena itu, sejumlah otoritas kesehatan masyarakat, universitas, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (SLM) terkemuka di seluruh dunia telah melakukan upaya untuk mengembangkan teknologi penelusuran kontak yang memilih ikut dengan program ini.

Menyikapi antusias yang positif semacam itu, maka Apple dan Google akan membuat sebuah teknologi application programming interfaces (API) untuk menghubungkan aplikasi pelacakan itu.

Pertama, pada bulan Mei, kedua perusahaan akan merilis API yang memungkinkan interoperabilitas antara perangkat Android dan iOS menggunakan aplikasi dari otoritas kesehatan masyarakat. Aplikasi resmi ini akan tersedia bagi pengguna untuk diunduh melalui toko aplikasi masing-masing.

Kedua, dalam beberapa bulan mendatang, Apple dan Google akan bekerja untuk mengaktifkan platform penelusuran kontak berbasis Bluetooth yang lebih luas dengan membangun fungsi ini ke dalam platform yang mendasarinya.

“Ini adalah solusi yang lebih kuat daripada API dan akan memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi, jika mereka memilih untuk ikut serta, memungkinkan interaksi dengan ekosistem aplikasi dan otoritas kesehatan pemerintah yang lebih luas,” papar Apple.

Ditegaskan lagi oleh Apple, persoalan privasi, transparansi, dan persetujuan adalah yang paling penting dalam upaya besar ini.

“Dan kami berharap dapat membangun fungsi ini dengan berkonsultasi bersama pemangku kepentingan yang tertarik. Kami akan secara terbuka mempublikasikan informasi tentang pekerjaan kami untuk dianalisis orang lain,” tegas Tim Cook.

Bagi Cook, baik itu Apple dan Google percaya bahwa tidak pernah ada momen yang lebih penting untuk bekerja sama demi menyelesaikan salah satu masalah paling mendesak di dunia.

“Melalui kerja sama erat dan kolaborasi dengan pengembang, pemerintah dan penyedia kesehatan masyarakat, kami berharap untuk memanfaatkan kekuatan teknologi untuk membantu negara-negara di seluruh dunia memperlambat penyebaran COVID-19 dan mempercepat kembalinya kehidupan sehari-hari,” tutupnya. []


Pos terkait