GEMA Indonesia Ajak Rakyat Stop Hoaks Tentang Covid-19

  • Whatsapp
Stop hoaks
Ilustrasi.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Gerakan Mahasiswa Indonesia (GEMA Indonesia) mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak menjadi pelopor penyebaran hoaks ditengah pandemi Covid-19. Pasalnya perputaran hoaks tentang wabah tersebut terbilang cukup tinggi tersebar ditengah-tengah masyarakat.

Menurut data yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) per 28 April 2020, terdapat 607 kasus hoaks terkait Covid-19. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan jika masyarakat tidak diedukasi dengan baik dan benar.

Bacaan Lainnya

“Kita harus mencegah penyebaran hoaks yang begitu masif tentang pandemi covid-19, semua pihak harus bersatu melawan Covid-19 dan menjadi agen pen-stop penyebaran hoaks karena hal itu yang dibutuhkan pemerintah yang sedang berjuang memulihkan ekonomi di tengah pandemi,” kata Ketua GEMA Indonesia Rahmat Hidayat kepada awak media di Jakarta, Minggu (21/6/2020).

Ia juga menjelaskan bahwa hoaks itu antara lain berupa pesan berantai bahwa Covid-19 hanya akal-akalan atau sebuah konspirasi, ada bantuan voucher gerai minimarket saat PSBB atau ragam aksi kejahatan setelah narapidana dibebaskan akibat wabah Covid-19.

“Apabila hoaks-hoaks tadi dijadikan dasar, maka akan semakin banyak orang yang terinfeksi hingga meninggal,” ujurnya.

Rahmat juga mengajak semua pihak untuk saling gotong royong dalam rangka pemulihan ekonomi kerakyatan pasca Pandemi Covid-19, tentunya yang sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Program Nawacita.

Sebab, tidak dipungkiri lagi bahwa Pandemi Covid-19 telah menyebabkan jutaan orang kehilangan pekerjaan, UMKM banyak yang mati, bahkan pertumbuhan ekonomi nasional anjlok ke level 2,97% pada Kuartal Pertama 2020 (Q1). Lebih parahnya lagi, para ahli memprediksi perekonomian Indonesia akan menyentuh titik terendah pada Kuartal Kedua 2020.

“Tidak mungkin kita menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah. Sebagus apapun kebijakan dan program nasional yang dicanangkan, tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh rakyat Indonesia. Semua pihak harus bersatu mendukung pemulihan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19,” tuturnya. [RED]

Pos terkait