Presiden Jokowi Cabut Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali

  • Whatsapp
jokowi
Presiden Joko Widodo di Jawa Timur. [foto : Dokumen KSP]

Inisiatifnews – Setelah mengaku mendapatkan masukan dari berbagai pihak dan kelompok masyarakat, hari ini Presiden Joko Widodo resmi mencabut remisi tahanan terhadap I Nyoman Susrama yang merupakan terpidana pembunuhan terhadap wartawan Radar Bali, Aa Gde Bagus Narendra Prabangsa.

“Ini setelah mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat, dari kelompok-kelompok masyarakat, juga dari jurnalis, saya perintahkan kepada Dirjen Lapas Kemenkum HAM untuk menelaah dan mengkaji mengenai pemberian remisi itu,” kata Presiden di bilangan Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019).

Bacaan Lainnya

Alasan yang cukup mendasari pencabutan remisi tersebut dikatakan Jokowi, adalah melihat dari aspek rasa keadilan terhadap masyarakat.

“Sudah sangat jelas sekali sehingga sudah diputuskan sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan. Karena ini menyangkut mengenai rasa keadilan masyarakat,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa pada 16 Februari 2009 silam dunia pers nasional Indonesia sempat berkabung lantaran seorang jurnalis senior dari Radar Bali meninggal dunia.

Meninggalnya wartawan yang sering kali menulis berbagai berita dengan tensi berat seperti penyimpangan proyek di Dinas Pendidikan tersebut dibunuh oleh Susrama. Dan diketahui saat itu, Susrama adalah seorang pengawas proyek Dinas Pendidikan di Bangli.

Kemudian background Susrama juga merupakan adik dari Bupati Bangli Nengah Arnawa.

Atas kasus pembunuhan itu, Susrama disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar dan dijatuhi vonis penjara seumur hidup. [NOE]

Pos terkait