Bawaslu Bakal Kirim “Surat Cinta” ke KPU Soal Tanah Prabowo di Debat Kedua

  • Whatsapp
rahmat bagja
Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja. [istimewa]

Inisiatifnews – Materi debat kedua dimana Jokowi sebagai Capres nomor urut 01 mengangka persoalan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik Prabowo Subianto tampaknya masih menjadi polemik di kalangan masyarakat. Bahkan sejumlah pihak pun sampai mengadukannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar ada tindak lanjut.

Terkait dengan kasus tersebut, akhirnya Bawaslu mengatakan bahwa pihaknya akan melayangkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bacaan Lainnya

“Nanti ada surat, nanti kita dalam sehari dua hari ini, tunggu saja,” kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (18/2/2019) malam.

Bagja menegaskan bahwa surat tersebut adalah sebagai bagian dari bentuk evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan debat.

Lebih lanjut, Bagja menyampaikan sebenarnya serangan-serangan dalam debat tidak melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Hal demikian hanya dibahas di tata tertib debat.

Dalam surat tersebut, ucap Bagja, Bawaslu akan menyarankan batasan-batasan agar serangan dalam debat tak memicu konflik lebih besar.

“Harus ada upaya-upaya seperti ini untuk memperbaiki kualitas-kualitas debat ke depan,” ujarnya.

Selain terkait serangan Jokowi, surat itu juga berisi evaluasi teknis. Bagja enggan merinci, ia hanya membocorkan beberapa hal di dalamnya.

“Teknis, suporter yang terlalu ramai,” kata Bagja.

Pos terkait