KPU Sebut Hacker Sering Manipulasi Suara Saat Penghitungan Masih Berjalan

  • Whatsapp
arief budiman
Ketua KPU, Arief Budiman menyampaikan paparannya dalam diskusi media. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan bahwa sepengalaman mereka di Pemilu 2018 lalu, ada pola yang dimainkan oleh para peretas situs KPU.

Dimana dalam upaya peretasan itu, hacker hanya melakukan manipulasi suara yang sebetulnya proses perhitungan masih berjalan. Modusnya adalah hanya untuk di-screencapture demi mempengaruhi opini publik semata.

Bacaan Lainnya

“Anda kalau ingat pilkada 2018 kemarin kan kami menampilkan semua hasil penghitungan di pilkada. Tapi kan kemudian ada serangan yang sering juga,” kata Arief di Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019).

Untuk memberikan contoh modus serangannya, Arief mengatakan bahwa dalam pengalaman yang pernah dilalui oleh KPU, adalah dimana misalnya calon A mendapatkan jumlah suara lebih sedikit dibanding suara calon B, maka pendukung calon B akan melakukan screen capture di halaman website KPU dan memviralkannya, seolah-olah calon B sudah menang pemilu, padahal proses penghitungannya masih berjalan.

“Misalnya kami tampilkan si A dapat 10 persen (dan) si B dapat 20 persen, ini kan masih penghitungan masih berjalan,” terang Arief.

“Lalu karena si B dapat lebih besar di-capture sama pendukungnya, klik dan disebarin, oh sudah menang. Padahal ini kan (proses penghitungannya) masih berjalan. Lalu hacker datang, ganti si A menang si B kalah, di-capture lagi dan disebarin,” imbuhnya.

Kondisi inilah yang sebetulnya menyesatkan masyarakat. Dan ia berharap pola semacam itu tidak terulang lagi dan masyarakat bisa mengetahui modus operasi peretas tersebut seperti apa khususnya di masa-masa proses rekapitulasi suara.

“Itu kan mengacaukan informasi untuk masyarakat,” pungkasnya.

Pun demikian, Arief menegaskan bahwa berdasarkan pengalaman demi pengalaman serangan keamanan siber yang dialami oleh lembaganya itu, perbaikan demi perbaikan pun terus dilakukan.

Insya Allah (sistem teknologi informasi sekarang) lebih baik. Kami terus memperbaiki diri. Dan kemudian sistem kami diperbaiki bukan hanya dari hardwarenya, softwarenya juga kami perbaiki,” tegas Arief.

[NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait