Usung Pemilu Adil dan Bersih, FUI Gelar Apel Siaga 313

  • Whatsapp
psfn1swhipyyvtnsreur

Inisiatifnews – Dalam rangka mengusung pemilu yang damai, bersih dan adil, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan segenap panitia Forum Umat Islam (FUI) berencana menggelar Apel Siaga Umat 313 di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (31/3/2019)m

Massa Apel Siaga Umat 313 tersebut tergabung dari sejumlah elemen Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan berbagai ormas dan lembaga Islam di Jakarta. 

Bacaan Lainnya

“Apel Siaga Umat untuk pemilu bersih, jujur, adil dan tanpa kecurangan,” ujar Sekretaris Jenderal Forun Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath dalam konferensi pers di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019).

Khaththath mengatakan, aksi ini bertujuan untuk menyampaikan kepada penyelenggara dan peserta Pemilu 2019 serta kepada masyarakat agar pemilu bisa berjalan lancar dan tanpa kecurangan.

Ia juga menambahkan, aksi akan dimulai dengan sholat subuh berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Lalu Al Khaththath melanjutkan, Umat Islam siap mengikuti pemilu sesuai dengan kewajiban yang tercantum pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) hasil Ijtimak Ulama Komisi Fatwa 2009 di Padang Panjang tentang Pemilu dan Penggunaan Hak Pilih.

Apel Siaga 313, kata dia, juga merupakan aksi lanjutan dari apel yang digelar pada 1 Maret lalu di tempat yang sama.

Selain itu, Al Khaththath juga mengajak masyarakat di daerah agar bisa ikut melaksanakan gerakan yang sama di KPU daerah di seluruh Indonesia.

“Kami mengimbau para pemimpin Ormas menginstruksikan kepada cabang-cabangnya di seluruh Indonesia untuk bergerak membentuk kepanitiaan bersama dengan para pengurus dari ormas Islam lainnya untuk melaksanakan hal itu,” tuturnya.

Kemudian dalam kesemparan yang sama, Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif menegaskan bahwa Apel 313 ini tidak akan diwarnai dengan tanda dukungan kepada pasangan capres cawapres manapun. 

Ia juga mengimbau kepada ormas agar mensterilkan pelaksanaan apel tersebut dari segala macam atribut dukungan.

“Kami memastikan pada tanggal 31 Maret besok, di Apel Siaga tidak ada atribut partai manapun. Tidak ada atribut, simbol, logo, bendera capres-capres manapun,” ujar Slamet.

Ia juga mengatakan hal ini bisa menjadi upaya untuk mendorong masyarakat agar ikut memilih dalam pemilu 2019 nanti dan tidak golput 

“Kami berharap tingkat golput akan berkurang karena sudah sering sosialisasi bahwa kita ajak umat Islam untuk berperan aktif dalam pilpres dan pileg,” kata dia. [SA]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait