Kurang 14 Hari Pemilu, Surat Suara di Jateng Masih Kurang 3,3 Juta

  • Whatsapp
1549846072
Istimewa

Inisiatifnews – Pelaksanaan Pemilu 2019 kurang dua pekan, akan tetapi di Provinsi Jawa Tengah masih ada 3,3 juta surat suara yang belum terpenuhi.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jawa Tengah Anik Sholihatun dikutip dari Suara Merdeka. Ia mengatakan bahawa, hasil pengawasan jajaran Bawaslu di Jawa Tengah menyebut setidaknya hingga 1 April 2019 masih ada 3.342.9870 surat suara yang belum terpenuhi di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Kekurangan surat suara tersebut disebabkan karena beberapa hal. Pertama, karena basis data KPU adalah tambahan 2 persen DPT secara global, padahal kebutuhan riilnya adalah tambahan 2 persen per TPS. Kedua, kurang karena selisih kurang atau lebih hitung antara yang tertera di dus surat suara dengan jumlah lembaran setelah dihitung.

Selain itu, kurangnya surat suara juga karena tidak lolos sortir sebab rusak. Serta kurang karena perusahaan percetakan memang belum mengirim surat suara ke kabupaten/kota.

Sedangkan dalam ketentuan, paling lambat 30 Maret 2019 harusnya surat suara sudah terkirim secara lengkap ke kabupaten/kota. Oleh sebab itu Bawaslu Jawa Tengah meminta KPU supaya secepatnya memenuhi kekurangan surat suara di kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Bawaslu Jateng juga mendorong KPU Provinsi agar mendesak KPU RI untuk mempercepat proses pengiriman. Sebab, pengadaan Surat Suara merupakan kewenangan sepenuhnya KPU RI. Bawaslu Jawa Tengah meyakini KPU bisa segera memenuhi pengiriman surat suara yang belum lengkap di kabupaten/kota itu.

Berdasarkan data yang didapatkan, beberapa kabupaten/kota yang surat suara belum lengkap terbanyak antara lain, Sukoharjo 878.111 surat suara, Wonogiri 453.449 surat suara, Sragen 322.941, Grobogan 241.565, Boyolali 217.408, Kabupaten Magelang 173.772.

Adapun kabupaten/kota lainnya surat suara belum lengkap dengan jumlah kisaran puluhan ribu surat suara. Kebutuhan jumlah surat suara di Jawa Tengah untuk pemilu 2019 mencapai 142 juta surat suara.

Adapun jenis kekurangan pengiriman surat suara sangat bervariasi. Tapi paling banyak adalah surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota. Misalnya, di Kabupaten Sukoharjo, surat suara jenis DPRD Kabupaten, di Kabupaten Pati yang belum terkirim adalah surat suara jenis DPRD Kabupaten, Kabupaten Klaten surat suara jenis DPRD Kabupaten, Kabupaten Grobogan untuk DPRD kabupaten Dapil V, Kabupaten Sragen untuk DPRD Kab. dapil II, III, IV dan lain-lain.

KPU harus bekerja keras dalam mengelola kebutuhan logistik pemungutan suara. Sesuai ketentuan, distribusi logistik pemilu harus memenuhi prinsip tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat kualitas dan efisien.

Kekurangan surat suara harus segera terpenuhi, mengingat hati H pemungutan suara yang sudah semakin dekat. Apalagi, jika surat suara sudah terkirim ke kabupaten/kota, nantinya KPU kabupaten/kota juga perlu melakukan sortir dan pelipatan. Belum lagi butuh proses pengepakan dan distribusi ke kecamatan-kecamatan hingga TPS.

[SA]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait