PBHMI Desak Pembentukan Tim Investigasi Kematian Petugas KPPS

  • Whatsapp
Arya Kharisma Hardy
Pj Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arya Kharisma Hardy. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Pelaksana Jabatan (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arya Kharisma Hardy meminta agar pemerintah melalui tim independen segera membentuk Tim Investigasi atau Tim Pencari Fakta (TPF) atas kematian para petugas KPPS sepanjang Pemilu 2019 berlangsung.

“Kami minta cek fakta kejadian 500 lebih petugas KPPS meninggal sehingga persoalan ini selesai dan bisa menjawab misteri meninggalnya 500 lebih petugas KPPS,” kata Arya di tengah aksi unjuk rasanya di depan gedung KPU RI, Jumat (17/5/2019).

Bacaan Lainnya

Pembentukan tim pencari fakta tersebut kata Arya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap keberlangsungannya ajang pesta demokrasi yang berjalan di Indonesia. Jika tidak dilakukan, justru ia khawatir kepercayaan itu akan terkikis dan menjadi persoalan baru di kemudian hari.

“Maka trust yang semakin menipis akan membahayakan demokrasi. Ketidakpercayaan hasil akan menjadikan disintegrasi bangsa,” tegasnya.

Aksi PBHMI
Aksi unjuk rasa PBHMI di depan Gedung KPU RI.

Kemudian Arya jug meminta agar ada evaluasi menyeluruh terhadap proses pemilu 2019 ini.

“Maka kami harap ada evaluasi secara total terhadap pemilu 2019 yang merupakan pemilu terburuk sepanjang sejarah, karena banyak persoalan baik dari perencanaan hingga perhitungan,” ujarnya.

Terakhir, ia pun meminta agar seluruh pengurus cabang HMI di seluruh Indonesia untuk menggelar aksi unjuk rasa secara masif di depan KPUD di seluruh Indonesia. Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan rasa bela sungkawa terhadap kasus meninggalnya masyarakat yang bertugas dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 tersebut.

“Kami PBHMI interuksikan kepada seluruh pengurus cabang HMI di seluruh Indonesia untuk menggelar aksi bela sungkawa di seluruh KPUD di seluruh Indonesia,” tuturnya.

“Kami pastikan ini merupakan panggilan jiwa dan kesadaran berpikir kami untuk menjaga integrasi bangsa yang jadi tugas kita semua,” imbuhnya.

Sebagai bentuk bela sungkawa mereka terhadap kasus tersebut, massa HMI pun melakukan aksi tabur bunga ke keranda yang mereka bawa. Tidak hanya itu saja, PBHMI juga melakukan aksi sholat ghoib untuk para korban yang sudah meninggal dunia.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait