Abdullah Hehamahua Bersama FPI dan GNPF Ulama Gelar Aksi Besar Besok di MK

  • Whatsapp
Abdullah Hehamahua
Eks komisioner KPK, Abdullah Hehamahua dilawal oleh laskar FPI di sekitar Jl Medan Merdeka Barat. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Mantan penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua menyatakan akan turun ke jalan untuk menggelar aksi besar bersama dengan beberapa elemen termasuk Alumni Universitas Indonesia (UI) di depan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami hanya datang untuk mendukung agar majelis hakim MK dapat bekerja secara profesional bersih dan benar, jangan sampai takut memutuskan perkara yang benar dan tidak terintervensi oleh siapapun,” kata Hehamahua saat ditemui Inisiatifnews.com di Restoran Al Jazeera, Polonia, Jakarta Timur, Senin (17/6/2019).

Bacaan Lainnya

Ia menyatakan bahwa aksinya itu akan digelar sampai hakim MK memutuskan hasil persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

“Kami akan hadir di MK besok sampai sidang MK berakhir,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah aksinya itu berkaitan dengan dukungannya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, Hehamahua membantahnya.

“Kami tidak mendukung siapapun, kami hanya mendukung proses persidangan berjalan dengan baik dan benar,” tegasnya.

Kemudian saat ditanya testimoninya terkait dengan proses persidangan yang sudah berlangsung di MK yakni pada tanggal 14 Juni 2019 lalu, Hehamahua menilai bahwa proses persidangan masih normatif karena masih mendengarkan pemaparan dari pemohon saja.

“Ya masih normatif,” terangnya.

Disampaikannya pula, bahwa aksinya besok akan berkolaborasi dengan beberapa elemen ormas 212 dan pendukung Prabowo-Sandi. Antara lain adalah Front Pembela Islam (FPI), relawan Capres-cawapres nomor urut 02 termasuk Gerakan Nasional Fatwa (GNPF) Ulama.

“Iya, kami dapat dukungan dari FPI, PA212, kalangan emak-emak dan GNPF. Tadi kami juga di sini semua sudah menyampaikan itu,” tutupnya.

Di tempat terpisah, eks Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengatakan bahwa besok rencananya aksi akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.

“Besok aksi besarnya jam 13.00 WIB di sana (di depan MK). Tapi rencananya ada alumni UI yang sudah hadir dari pagi,” kata Pedri.

Pedri juga memperkirakan massa aksi yang akan turun sekitar 20.000 orang.

“Ada 20.000 (orang),” imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa GNPF Ulama pimpinan Yusuf Muhammad Martak hari ini usai menggelar silaturrahmi dan halal bihalal bersama dengan beberapa tokoh 212 di aula milik Restoran Al Jazeera, Jl Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, hari ini.

Tampak hadir beberapa tokoh dalam pertemuan tersebut antara lain ; Zaitun Rasmin, Sekjen FUI Muhammad Al Khaththtah, Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Muchsin bin Zaid Al Attas, Ketua DPP FPI Ustadz Ahmad Sobri Lubis, perwakilan dari PA212 Ustadz Fikri Bareno (PA212), pakar IT dari ITB Hermansyah, Sekjen Koppasandi KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, eks Ketum DPP HTI Ustadz Rochmat S Labib bersama dengan eks jubirnya yakni Ustadz Ismail Yusanto, eks Aktivis 98 Andrianto dan eks penasehat KPK Abdullah Hehamahua.

Selain itu, beberapa tokoh lainnya seperti Advokat PA212 Ust Dedi Suhardadi, Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Ustadz Maman Suryadi, perwakilan dari Forum Syuhada Indonesia (FSI) Ustadz Hasri Harahap, Jubir DPP FPI Munarman, Ketua API Jabar Ustadz Asep Saipuddin, pengamat politik Tony Rosyid, dan Sekjen DPP Bang Japar Eka Jaya.

[NOE/RED]

Pos terkait