Gara-gara IMB, Anies Baswedan Dianggap Hanya Manfaatkan Isu Reklamasi Saat Pilkada DKI

  • Whatsapp
Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat menyegel beberapa bangunan di Pulau Reklamasi Teluk Jakarta.

Inisiatifnews – Ketua Umum Rakyat Jakarta Menggugat (RAJAM), Amos Hutauruk menilai bahwa diterbitkannya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh Anies Rasyid Baswedan merupakan bentuk inkonsistensi dari Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam penanganan pulau Reklamasi di Teluk Jakarta.

“Kami menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak konsisten menolak proyek reklamasi di Teluk Jakarta,” kata Amos dalam siaran persnya, Kamis (20/6/2019).

Bacaan Lainnya

Kemudian ia juga menduga bahwa isu reklamasi tidak hanya lebih dari lips service Anies Baswedan saja untuk menarik dukungan masyarakat Jakarta dalam Pilkada DKI lalu.

“Kami warga Jakarta menuding Anies Baswedan hanya menggunakan proyek reklamasi untuk menarik opini dan simpati agar terpilih dalam Pemilihan Gubernur DKI 2017,” ujarnya.

Seperti diketahui IMB diterbitkan Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI atas nama Kapuk Naga Indah, pengembang Pulau D seluas 312 hektare. IMB bernomor 62/C.37a/31/-1.785.51/2018 terbit pada November 2018.

Karena itulah, warga akhirnya mempertanyakan atas dikeluarkannya Surat Izin Membangun (IMB) Berdirinya Bangunan di Teluk Reklamasi tersebut.

Pos terkait