Cendekiawan Muslim Sarankan Aksi 212 Tak “Jual” Agama

  • Whatsapp
Azyumardi Azra
Cendekiawan Muslim, Azyumardi Azra. [dokumen : KBRI Oslo, Norwegia]

Inisiatifnews – Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra mengajak semua pihak tidak perlu memobilisasi massa untuk unjuk rasa yang bisa menimbulkan kegaduhan dan kekerasan. Apalagi selalu menggunakan sentimen agama hanya untuk melegitimasi gerakan mereka.

Cendekiawan muslim itu menilai bahwa rakyat sudah lelah dengan sentimen agama yang digunakan untuk mengkotakkan gerakan tertentu dalam kontestasi pemilu.

Bacaan Lainnya

“Rakyat sudah capek dengan kegaduhan politik apalagi membawa-bawa agama,” tegas Azyumardi kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Dia menegaskan, rencana aksi massa 212 bukan Halal Bihalal atau silaturahmi seperti yang dinarasikan oleh kelompok 212 itu. Oleh sebab itu dia meminta sebaiknya berhenti memelintir istilah-istilah acara keagamaan untuk politik dan kekuasaan.

“Aksi massa itu bukan Halal Bihalal atau silaturahmi,” ungkapnya.

Sebelumnya, juru bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyebutkan bahwa aksi damai yang akan digelar pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2019 di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) itu dikonsep dengan acara silaturrahmi dan halal bihalal alumni 212.

“Karena juga masih (bulan) Syawal ya kita buat sekalian halalbihalal di sana,” kata Novel.

Bahkan Novel juga menyebutkan bahwa agenda yang rencananya akan digelar tersebut merupakan hasil dari Ijtima Ulama atau kesepakatan dari beberapa ulama.

“(Kegiatan) itu kan (hasil) Ijtimak Ulama, bukan hanya satu ulama saja. Ijtimak ulama itu kita selalu mengikuti keputusan para ulama,” tuturnya.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait