Kapolres Harry Larang TNI Polri Bawa Senpi Peluru Tajam Amankan KPU

  • Whatsapp
Harry Kurniawan
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan saat pimpin apel pengamanan jelang penetapan Presiden terpilih di Komisi Pemilihan Umum (KPU). [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan menyatakan bahwa seluruh aparat pengamanan dari TNI maupun Polri yang mengamankan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam agenda sidang pleno pembacaan penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membawa senjata api dengan peluru tajam.

“Saya tekankan dalam pelaksanakan pengamanan baik KPU tidak diperkenankan TNI Polri membawa atau menggunakan senjata api peluru tajam,” kata Kapolres Harry dalam apel pengamanannya di depan gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

Bacaan Lainnya

Kemudian Kombes Pol Harry menegaskan bahwa sepanjang Jl Imam Bonjol di traffic light depan KPU hingga Graha Mandiri adalah kawasan steril.

“KPU steril tidak boleh ada massa yang masuk. Beton dan barrier di Jl Hos Cokroaminoto tidak boleh melintas. Pun bisa masuk bisa dari Jl H Agus Salim,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres juga mengimbau agar pengamanan dilakukan dengan super ketat. Siapapun yang tidak berkepentingan dan tanpa identitas dilarang masuk ke kawasan yang sudah disterilkan.

“Dan tolong dicek siapapun yang mau masuk adalah betul-betul mereka yang beridentitas dan berkepentingan masuk,” tegas Kombes Pol Harry.

Rencananya, KPU akan menggelar sidang pleno penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 pukul 15.30 WIB.

[NOE]

Pos terkait