PDIP Sentil PKB Gara-gara Jatah Menteri

  • Whatsapp
pdip oke
PDI Perjuangan

Inisiatifnews – Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menyinggung statemen salah satu kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menganalogikan untung rugi dalam pembagian jatah kursi menteri di Kabinet Jokowi-Maruf nanti.

Menurut Hendrawan, persoalan koalisi bukan perhitungan antara untung dan rugi, melainkan bagaimana upaya bersama membangun transformasi yang tepat, bukan urusan bagi-bagi jatah semata.

Bacaan Lainnya

“Koalisi pertama-tama diikat oleh visi dan komitmen yang sama, bukan oleh berhitungan untung-rugi,” kata Hendrawan, Rabu (17/7/2019).

“Tugas koalisi adalah membangun kerjasama transformasional, bukan menari nari pada irama transaksional,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan porsi kabinet itu juga harus menghormati hak prerogatif Presiden. Bahkan ia juga kesal ketika ada informasi hoaks tentang formasi kabinet Indonesia Kerja Jilid II.

“Jadi pendekatan yang logis adalah bangunan pembagian fungsi secara proporsional, seraya menghormati hak prerogatif Presiden. Dan kita tak perlu dibuat risau oleh hoaks yang beredar tentang susunan kabinet yang beredar di medsos,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid berharap jatah kursi menteri untuk partainya bisa bertambah di Kabinet Indonesia Kerja jilid II. Jika benar harapannya itu terkabulkan, maka keuntungan sangat dirasakan oleh partai yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu.

“Mudah-mudahan PKB lebih beruntung. Artinya, kalau kemarin dapat katakanlah empat, besok nambah, itu beruntung,” kata Jazilu, Rabu (17/7).

Namun ketika jatahnya tidak bertambah dan tetap, Jazilul menilai bahwa PKB akan merasa rugi. Apalagi jika sampai jatah PKB malah berkurang dari sekarang.

“Kalau sama-sama saja, ibarat usaha masih rugi. Tapi kalau berkurang, itu celaka,” ujarnya.

[SOS]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait