Jika Obrolan Prabowo-Mega Soal Kursi MK, Novel : 212 Cidera

  • Whatsapp
Megawati Prabowo
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menjamu Ketum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Aktivis 212 Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengaku sangat kecewa jika benar konten pertemuan antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri adalah pembahasan tentang kursi Ketua MPR RI, maka sama halnya Prabowo telah membuat cidera gerakan 212 yang mengusungnya di Pilpres 2019.

“Kalau memang benar apa yang dibicarakan oleh kedua kubu bagi-bagi kursi MPR dan justru kenapa langkah awal pertemuan itu malah yang dibahas bagi-bagi kursi tentunya sangat mencederai perjuangan kami di 212,” kata Novel kepada wartawan melalui pesan instannya, Kamis (25/7/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut Novel, seharusnya konten pembicaraan Prabowo dan Megawati maupun dengan elite partai pemenang Pilpres 2019 adalah bagaimana membahas tentang konten persoalan utang negara dan invasi tenaga kerja asing.

“Untuk masalah negara tentunya harus dibahas tuntas dan segera bikin tim khusus untuk bisa menyelesaikan utang negara dan tenaga kerja asing yang sudah mulai memprihatinkan,” tuturnya.

Selain dua pokok isu itu, Novel juga menyebut bahwa persoalan nasib Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga harus dibahas. Karena menurutnya, banyak perusahaan plat merah yang terancam bangkrut seperti yang dipaparkan oleh Prabowo Subianto dalam materi kampanye lalu.

“Juga bangkrutnya beberapa BUMN sebagaimana telah diperkirakan oleh Prabowo beberapa waktu lalu ketika pemaparan dalam debat calon presiden itu juga harus dibicarakan,” imbuhnya.

Terakhir, ia juga berharap Prabowo bisa mengakomodir keresahan mereka tentang persoalan agama. Dimana ada ormas yang telah dibubarkan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla juga harus dibahas kembali.

“Masalah isu agama yamg sangat menggiring, memfitnah salah satu ormas yang dibubarkan,” tambah Novel.

Perlu diketahui bahwa Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menggelar pertemuan bersama di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

Tidak tersampaikan secara verbal apa pokok khusus yang menjadi konten pembicaraan kedua tokoh politik tersebut, selain persoalan nasi goreng yang dimasak oleh Megawati dan dipuji citarasanya oleh Prabowo, serta seruan untuk bersatu dalam membangun nuansa politik nasional ke depan.

[NOE/REL]

Pos terkait