Fresh Graduate Tolak Gaji 8 Juta, Ini Nasehat Raditya Dika

  • Whatsapp
raditya dika
Raditya Dika.

Inisiatifnews – Netizen masih ramai membicarakan tentang diduga seorang pengguna Instagram mengaku alumni Universitas Indonesia (UI) yang menolak digaji Rp 8 juta sebagai fresh graduate. Pemberitaan ini ternyata berhasil menyedot perhatian dan komentar salah satu komedian lulusan UI Raditya Dika.

Melalui akun Youtube-nya, sutradara dan penulis buku Kambing Jantan itu memberikan beberapa poin tanggapannya terhadap informasi tersebut.

Bacaan Lainnya

1. Waspada Hoaks

Raditya Dika mengawali dengan rasa skeptisnya terhadap kebenaran dari gambar insta story yang tengah heboh tersebut. Ia meminta kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna sosial media agar tidak mudah memercayai informasi tersebut, apalagi sumber pemberitaan adalah hasil tangkap layar (screenshot) dari diduga instagram story dengan identitas yang dirahasiakan.

“Jangan-jangan juga orang iseng dibikin kemudian disebarin apalagi nama (identitas pemilik akun) disensor. Seperti hal-hal viral di dunia maya di internet belakangan-belakangan ini akhirnya kita tahu kalau itu hoaks,” kata Raditya Dika.

Diingatkan Raditya Dika, bahwa netizen juga tidak boleh begitu saja percaya dengan informasi apapun yang tersebar di dunia maya. Menaruh kecurigaan terhadap sebuah informasi yang tengah viral apakah itu real information atau justru malah hanya sebatas disinformasi.

“Kita harus menjaga (menaruh) kecurigaan kalau jangan-jangan ini nggak beneran, ini bukan anak UI asli, bukan orang ngelamar kerja dan kejadiannya tidak seperti yang di-insta-story-kan karena kita nggak tahu kebenaran aslinya,” ujarnya.

2. Jangan Belagu

Namun jika memang yang ada di insta tory itu benar adanya, Raditya Dika menilai bahwa itu bukan representasi dari keseluruhan Mahasiswa maupun alumni UI khususnya yang dari kalangan fresh graduate.

Dalam pengakuan Dika, sahabat-sahabatnya yang ia kenal dan sesama alumni UI tidak ada yang seperti itu, dimana harus mengumbar dan merendahkan taraf kampus lain di luar UI dan mengumbar bahwa gaji Rp 8 juta tidak pantas untuk membayar seorang lulusan kampus yang terkenal dengan “Yellow Jacket” nya itu.

“Kebanyakan teman-teman gue justru enggak kayak gitu. Teman-teman gue yang lulusan UI tidak ada yang searogan ini, tidak ada yang merasa sekeren itu, tidak ada yang merendahkan universitas lain untuk meninggikan dirinya sendiri,” kata Dika.

Kemudian Dika juga menilai jika benar yang melakukan insta story itu adalah Mahasiswa atau alumni UI, itu juga hanya segelintir orang saja, dan hanya sebatas anomali semata. Dan kepada siapapun yang menulis insta story tersebut dan benar alumni UI, suami dari Anissa Azizah itu menasehati agar tidak belagu alias sombong.

“Jangan belagu. Lu baru lulus kuliah mau masuk dunia kerja sikap atau attitude kayak gini yang tidak bisa membuat lu kemana-mana,” tuturnya.

Bagi Dika, justru sikap arogan dan sombong semacam itu akan menyulitkan karir seseorang tersebut di dunia kerja. Apalagi ketika akan melamar kerja di kantor lain dan pihak kantor menemukan insta story tersebut justru akan berpikir ribuan kali untuk meng-hire orang tersebut sebagai karyawannya. Apalagi dalam dunia internet, jejak digital tidak akan bisa terhapuskan.

“Gue kalau jadi orang yang mau meng-hire dia pasti akan mikir berkali-kali gitu. Dan mungkin nggak akan gue terima juga,” tandasnya.

3. Proteslah Dengan Cara Bijak

Selain itu Raditya Dika menilai bahwa siapapun termasuk alumni UI berhak untuk menolak gaji dengan nominal tertentu. Ia juga tak ingin menyalahkan ketika ada alumni UI yang menolak gaji Rp 8 juta misalnya. Karena menurut Dika, setiap individu memiliki hak untuk memiliki nilai tawar terhadap skill yang dimiliki masing-masing individu.

Hanya saja ketika menolak untuk ditawari gaji yang dianggap tidak sesuai dengan kriteria dan value diri, sebaiknya memprotesnya dengan cara yang bijak dan santun serta paham tempat, bukan mengumbarnya di sosial media apalagi sampai menyinggung pihak lain.

“Sah-sah saja menurut gue ketika ada orang yang menghargai dirinya lebih dari yang ditawarkan orang itu nggak apa-apa. Cuma cara dia mengatakannya dan tempat dia mengatakannya itu salah. Karena di insta story dengan kata-kata yang mungkin merendahkan banyak orang,” ujar Dika.

“Kalau lu merasa lulusan UI, lulusan luar negeri, lulusan apapun dan lu ngerasa ketika job interview terus dikasih gaji yang nggak sesuai dan menurut lu nilai diri lu lebih dari gaji yang dia (perusahaan) tawarin, nggak apa-apa untuk bilang, nggak, makasih terus pulang terus nyari lagi,” imbuhnya.

“Nggak perlu lah lu jelek-jelekin perusahaanya, nggak perlu lu jelek-jelekin lulusan universitas-universitas lain,” tutup Dika.

[NOE/RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait