DPR Dukung Pemerintah Gandeng Investor di Proyek Ibukota Baru

  • Whatsapp
Said Abdullah
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah.

Inisiatifnews – Wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mendukung upaya pemerintah pusat untuk melakukan pemindahan ibukota baru Indonesia.

Namun ia juga memberikan respon terhadap besarnya kebutuhan anggaran untuk pemindahan ibukota tersebut, yakni sekitar Rp 466 triliun. Bagi Said, negara tidak memiliki anggaran sebesar itu untuk cost operation pemindahan ibukota, sehingga ia sarankan agar pemerintah menggandeng investor untuk membantu pembiayaan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kebutuhan anggaran pembangunan ibukota negara baru ini sangat besar sekitar Rp 466 triliun sementara kemampuan APBN kita sangat terbatas, maka tidak ada jalan lain bagi pemerintah selain menggandeng investor,” kata Said di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Said juga mengatakan bahwa kolaborasi antara investor dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini adalah kunci dari kesuksesan pemindahan ibukota baru Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur itu.

“Kolaborasi antara investor dan BUMN menjadi kunci menyukseskan pemindahan ibu kota negara,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan bahwa ibukota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur tepatnya di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara dan sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Anggaran yang dibutuhkan pemerintah untuk merealisasikan proyek pemindahan ibukota tersebut adalah sebesar Rp 466 triliun. Dan 19 persen dari total keseluruhan dana operasional proyek akan diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dan untuk merealisasikan proyek tersebut juga, Presiden dan jajaran pemerintah pusat sudah mengirimkan surat ke pimpinan DPR RI untuk ditindaklanjuti, termasuk juga dengan dokumen hasil kajian pemindahan ibukota negara yang disebut Presiden sudah melalui kajian selama 3 tahun terakhir ini. []

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait