Romo Benny Ajak Elite Politik Tiru Gus Dur

  • Whatsapp
IMG 20190928 WA0025
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews – Di tengah situasi pro dan kontra di masyarakat dan kembali memghangatnya isu Papua, rohaniawan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo mengajak para pemimpin dan elite politik meniru Presiden keempat RI KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Gus Dur kata Romo Benny, adalah pemimpin yang mau berkorban dan mendengarkan rakyatnya.

“Gus Dur mengingatkan kita bahwa pemimpin harus mau mendengarkan aspirasi rakyatnya. Mau mendengarkan, berarti harus mau berkorban,” ungkap Romo Benny yang juga Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini saat memberikan pemaparan pasa seminar kebangsaan di Gedung Bung Tomo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (28/9/2019).

Bacaan Lainnya

Pada seminar nasional kebangsaan dengan tema Penguatan Wawasan Kebangsaan, Memperkuat Rasa Patriotisme ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Jombang, Kapolres Jombang, Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid), KH. Agus Sunyoto serta sejumlah mahasiswa dan anggota organisasi masyarakat.

Romo Benny menyatakan, Gus Dur sebagai pemimpin bangsa adalah seorang negarawan. Sosok yang mencintai tanah air dan bangsa yang mau berkorban demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Orang yang penuh kejujuran, ketulusan, integritas. Yang menjaga persatuan, orang yang tidak egois, tidak mau menang sendiri,” puji Romo Benny.

Ia meminta elite politik dan pemimpin bangsa terus belajar dari Gus Dur. Sebab, pikiran Gus Dur berisi Pancasila dimana dalam lima sila tersebut, Gus Dur menjalankan semua nilai-nilai Pancasila yang konsisten antara kata dan perbuatan.

Gus Dur juga cinta tanah air, rela berkorban untuk menjaga perdamaian. Gus Dur bagi Romo Benny adalah sosok yang mempersatukan dengan energi yang positif yang mempengaruhi nilai-nilai kehidupan.

“Belajar merawat kebangsaan dari Gus Dur sehingga NKRI tetap eksis, aman, damai dan sejahtera. Gus Dur tak lelah memperjuangkan toleransi. Gus Dur melihat negara ini terdiri dari beberapa suku bangsa, etnis, agama, mereka butuh terus disapa, dihargai, dan dilindungi,” pungkasnya. (FMM)

Pos terkait