Jelang Pelantikan, Zulkifli Hasan Belum Ketemu Jokowi, PAN Oposisi?

  • Whatsapp
partai amanat nasional
Ist
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews – Tinggal 7 hari lagi jadwal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan KH Maruf Amin akan digelar di MPR RI. Sudah ada dua ketua umum Partai Politik oposisi yang sudah menjalin komunikasi langsung dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Mereka adalah Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun Partai Amanat Nasional (PAN) belum tampak ada gelagat akan bertemu dengan Joko Widodo sebagai Presiden terpilih seperti halnya yang dilakukan oleh SBY dan Prabowo. Apakah partai berlambang bintang kejora ini masih ingin tetap bertahan sebagai pihak oposisi bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bacaan Lainnya

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay merespon tentang situasi politik partainya saat ini. Ia mengatakan bahwa belum ada upaya merapatnya Ketua Umumnya ke Jokowi masih dimaknai sebagai sinyal bahwa partainya itu tetap menjadi oposisi atau partai penyeimbang pemerintahan.

“Sampai saat ini, PAN sudah jelas mengambil posisi di luar pemerintahan. Belum ada agenda di luar itu, mayoritas pengurus, kader, dan simpatisan memilih sikap seperti itu,” kata Saleh kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Menurut dia, apabila Partai Gerindra dan Partai Demokrat yang sebelumnya menjadi oposisi pada akhirnya bergabung bersama pemerintah, itu adalah hak kedua parpol tersebut karena masing-masing memiliki hak untuk menentukan langkah sendiri.

Dia mengatakan, koalisi parpol pengusung Prabowo-Sandi sudah bubar dan sepakat akan mengambil serta memilih jalan sendiri sehingga kalau kedua partai itu bergabung dengan pemerintah, masyarakat yang berhak memberi penilaian.

“Silakan masyarakat menilai mana yang sungguh-sungguh berjuang untuk membawa perubahan, mana yang hanya ingin mengejar target dan capaian politik praktis semata,” ujarnya.

Pos terkait