Ada Gosip Dapat Kursi Menteri, Mendadak Sandi Masuk Gerindra Lagi

  • Whatsapp
Sandiaga Uno
Sandiaga Salahuddin Uno kembali jadi anggota Partai Gerindra.

Inisiatifnews – Eks Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno sempat keluar dari partainya itu lantaran maju menjadi Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019 lalu mendampingi Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

Namun setelah lama dirinya menyandang status sebagai mantan politisi Gerindra, tiba-tiba suami Nur Asia itu kembali mendeklarasikan diri kembali bergabung menjadi kader di partai yang membesarkan langkah politiknya itu.

Bacaan Lainnya

“SAYA KEMBALI :),” tulis Sandi di akun twitternya @sandiuno, Selasa (15/10/2019).

Dalam kicauan akun twitternya itu, Sandi juga menautkan video dirinya melepas baju batik biru dan memperlihatkan kaos hitam bertuliskan Gerindra.

Mendapati langkah politik Sandi itu, juru bicara DPP Partai Gerindra sekaligus Jubir Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan respon.

“Welcome Back, Sob @sandiuno @Gerindra,” tulis Dahnil.

Tidak hanya Dahnil saja, bahkan akun twitter resmi Partai Gerindra juga menyuratkan hal senada.

“Balikan dengan Gerindra, @sandiuno Lepas Kemeja Biru.Selamat datang kembali di Keluarga Besar #PutihKrem. Salam #IndonesiaRaya,” tulis @gerindra.

Sebelumnya, Sandiaga Uno kedatangan tamu terhormat di kediamannya. Tamu tersebut adalah para jajaran Ketua MPR RI yang tampak juga Bambang Soesatyo di sana.

Dalam pertemuan itu, banyak yang dibahas tentang kondisi nasional, sekaligus Ketua MPR RI itu mengantarkan secara langsung surat undangan kepada Sandi agar bersedia hadir di pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih di Pilpres 2019 yakni Joko Widodo dan KH Maruf Amin pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti.

“Insya Allah, dengan kehadiran saya tanggal 20 Oktober nanti bisa membuktikan kepada dunia internasional bahwa kondisi politik Indonesia sudah stabil, sudah tidak ada lagi 01 atau 02,” kata Sandi, Senin (14/10).

“Kita bersatu membangun bangsa, memajukan ekonomi, dan mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur,” tegasnya.

Disebut-sebut dapat jatah kursi Menteri

Mantan calon wakil presiden, enggan berkomentar terkait ramainya disebut akan masuk menjadi salah satu jajaran menteri kabinet Presiden Joko Widodo jilid II.

Sandi berkilah, saat ini, dirinya rehat dalam urusan politik dan lebih banyak keliling.

“Saya lagi jeda politik. Saya banyak travel, terakhir baru pulang dari Korea,” kata Sandi di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (14/10/19).

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menilai, tidak semua nama besar harus masuk dalam kabinet. Karena, pemerintah juga memerlukan pengawasan dan koreksi serta masukan dari pihak di luar.

Menurut Sandi, baik di luar maupun dalam pemerintahan, tujuannya sama, yakni memajukan bangsa Indonesia.

“Saya meyakini bahwa masih sangat dibutuhkan masukan dari luar pemerintahan. Mitra yang kritis, konstruktif menyampaikan pesan-pesan yang jelas demi kemajuan bangsa kita agar Indonesia bisa mengejar ketertinggalan,” tukasnya.

Pun demikian, ia mempersilahkan semua keputusan berada di Presiden Joko Widodo untuk menentukan kursi-kursi di Kabinetnya nanti.

“Pada akhirnya itu kan prerogatif dari presiden. Saya meyakini bahwa masih sangat dibutuhkan masukkan dari luar pemerintahan,” tegasnya. []

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait