Gerindra Tegaskan Prabowo Siap Bantu Pemerintah Jokowi

  • Whatsapp
ahmad riza patria
Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria. [istimewa]
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews – Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menegaskan kembali bahwa Prabowo Subianto masih memegang komitmen yang sama saat bertemu dengan Jokowi dan Ketua Umum Parpol pemerintah lainnya.

Bahwa ketua umumnya itu akan tetap bersinergi dan membantu pemerintahan Jokowi-Maruf dalam periode pemerintahan 2019-2024 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Sikap Pak Prabowo di Rapimnas kemarin siap membantu pemerintah bila diperkukan,” kata Rizal dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Namun ia memberikan catatan bahwa sikap Prabowo tersebut tidak penting apakah berada di dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf atau tidak.

“Membantu itu bisa di luar dan di dalam, sikap ini sama seperti di MRT dan Istana,” imbuhnya.

Kemudian Riza juga memberikan pemahaman bahwa komitmen Prabowo Subianto untuk bersinergi dengan Pemerintah Jokowi di periode kedua itu sama halnya yang disampaikan saat berwisata MRT maupun saat bersilaturrahmi di Istana. Hanya perbedaanya ada di momentum dan eskalasi politiknya di masing-masing peristiwa itu.

“Bedanya dimana?. Pertemuan di MRT lebih umum. Demi kepentingan bangsa dan negara pak Prabowo menghadiri undangan itu karena sepanjang Pilpres ada polarisasi dan (beliau) tak ingin dimanfaatkan pihak ketiga. Dan pak Prabowo menghadiri itu demi silaturrahmi,” jelas Riza.

“Dan kalau di Istana lebih dipertajam. (Membahas potensi) pertumbuhan ekonomi bisa dua digit. Dan kalau konsep pak Prabowo digabungkan maka luar biasa. Pertama kedaulatan pangan, kedua ketahanan keamanan, dan energi,” lanjutnya.

Tak takut tak kebagian kursi kekuasaan?

Dalam kesempatan itu, Riza Patria menyatakan bahwa membantu dari dalam atau dari luar pemerintahan adalah sesuatu yang sama. Asal konsepnya bisa dicontek dan diterapkan Presiden untuk mengentaskan masalah bangsa dan negara.

Dan ia pun menyatakan bahwa partainya paham bahwa mereka adalah rival dengan Jokowi di Pilpres 2019, maka target kursi sekalipun tak dapat, tidak menjadi masalah baginya.

“Kita membantu dalam posisi yang pasif, kita tahu diri lah karena bukan partai pendukung. Jadi kita siap di luar sebagai penyeimbang,” tegasnya.

Bahkan Riza menolak jika Gerindra disebut sudah meminta jatah kursi ke Jokowi. Baginya, persoalan visi misi ke depan adalah untuk membangun bangsa dan negara lebih baik, bukan untuk bagi-bagi kursi kekuasaan.

“Kita tak pernah minta. Kami sampaikan tak berubah, jadi kami sampaikan ke beliau pak Jokowi, visi misi kita untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutupnya. [NOE]

Pos terkait