Komnas HAM Fokus Turunkan Eskalasi di Wamena

Taufan Damanik
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyampaikan bahwa pihaknya tengah berkonsentrasi untuk menjaga tensi di Wamena mereda dan situasi bisa segera kondusif.

“Banyak hal yang kami lakukan. Tapi kami nggak mau banyak menyampaikan. Kami maunya ada ekskalasi diturunkan,” kata Taufan di kantornya, Jumat (18/10/2019).

Bacaan Lainnya

Kemudian ia juga membantah jika ada pemberitaan bahwa peristiwa kerusuhan di Wamena adalah karena faktor SARA. Meskipun begitu, korban jiwa juga sudah banyak terjadi.

“Ini tidak ada kaitan SARA. Nyatanya banyak semua pihak yang menjadi korban. Ada 10 orang lagi yang jadi korban di luar data tewas, mereka sakit dan dibawa ke rumah mereka oleh keluarganya dan langsung diurus. Ini yang tidak begitu terdeteksi oleh aparat,” terangnya.

Selanjutnya, Taufan juga menyebutkan bahwa sejauh ini kondisi di Wamena memang sudah mulai mereda. Hanya saja situasi emergency masih terjadi. Berbagai kehidupan masih belum kondusif baik dari sisi pendidikan pun banyak sekolah belum aktif, termasuk aktivitas perekonomian seperti pasar dan sebagainya.

“Saat ini situasi masih belum kondusif. Masih menghawatirkan dan mencekam. Kota masih kelihatan sepi, sekolah belum pada buka dan masih tutup,” ujarnya.

Oleh karena itu, Taufan berharap kerjasama semua pihak termasuk TNI, Polri hingga pemerintah daerah untuk berupaya menurunkan eskalasi.

“Kami minta kepada aparat keamanan untuk turunkan eskalasi kekerasan. Penegakan hukum adalah proses selanjutnya. Jangan sembarangan kita menuduh pelakunya sia A, B, C atau D. Perlu ada pendalaman lagi,” paparnya.

Selain itu, Taufan juga berharap besar kepada Papua Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw danPangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab yang baru agar dapat sesegera mungkin membuat situasi kondusif. Apalagi keduanya saat ini adalah orang-orang asli Papua.

“Pak Kapolda baru dan Pak Pangdam baru yang orang asli sana yang tahu banget soal di sana semoga bisa segera mengatasi,” imbuhnya.

Terakhir, Taufan menyampaikan mengapa pihaknya ingin agar eskalasi di kawasan Wamena diturunkan, agar ruang-ruang dialog dengan masyarakat bisa dibuka dengan baik. Sehingga aspirasi masyarakat Wamena dan Papua dapat didengar dan disikapi dengan baik dan tepat.

“Kami percaya aparat keamanan membuat situasi kondusif agar bisa mendialogkan. Dan ketika situasi sudah mulai mereda semoga dialog-dialog bisa kita mulai lakukan secara pelan-pelan,” tutup Taufan.

Pos terkait