PMII Ajak Elemen Cipayung Plus Tangkal Radikalisme

  • Whatsapp
Daud Azhari
Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Daud Azhari (Gerung).

Inisiatifnews – Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Daud Azhari alias Daud Gerung menilai bahwa masih maraknya gerakan radikalisme dan intoleransi di Indonesia memiliki sebab. Salah satunya adalah bangsa Indonesia sudah jarang mau menjaga kelestarian budaya dan kulturnya sendiri.

“Munculnya gerakan radikalisme dan intoletansi jangan-jangan karena berasal dari kita sendiri yang tidak peka dan menjaga budaya dan kultur kita sebagai bangsa Indonesia,” kata Daud dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019).

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, ia mengatakan di dalam setiap proses kaderisasinya di PMII, selalu disisipkan nilai-nilai sosial, dengan catatan adalah yang tidak melanggar nilai-nilai budaya dan agama.

“Maka di kaderisasi kita, selalu kita masukkan nilai-nilai sosial yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan kultur kita,” ujarnya.

Daud menyadari bahwa persoalan menjaga dan melestarikan budaya serta kultur asli nusantara tidak hanya tanggung jawab PMII saja. Maka dari itu ia pun menyerukan kepada seluruh organisasi Cipayung Plus untuk ikut aktif dalam melakukan kampanye dan gerakan tersebut.

“Mari Cipayung Plus, kita refleksikan kembali nilai-nilai kultur kita sebagai bangsa Indonesia yang tumbuh kembang pada 3 pusaran utama, (yakni) nilai toleransi kemajemukan, nilai-nilai kemanusiaan, dan hikmah dalam kebijaksanaan,” tutur Daud. [NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait