Demo Anies, KSPI DKI Minta UMP Rp4,6 Juta

  • Whatsapp
Winarso
Koordinator KSPI DKI Jakarta, Winarso. [foto : Inisiatifnews]
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews – Ketua DPW KSPI DKI Jakarta, Winarso menyatakan bahwa kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta untuk tahun 2020 seharusnya adalah Rp4.619.000. Hal ini melihat dari ideal upah di DKI adalah Rp5 juta.

“Seharusnya orang tinggal di DKI dia punya pendapatan sekitar Rp5 jutaan. Artinya sangat rasional ketika teman-teman merekomendasikan Rp4,6 juta,” kata Winarso di tengah-tengah aksinya di depan Balaikota DKI Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Bacaan Lainnya

Bagi Winarso, angka yang direkomendasikan buruh agar disetujui Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan adalah solusi terbaik. Dan ia harap agar Anies tidak mengikuti angka dewan pengupahan yang dibentuk oleh pemerintah yakni sejumlah Rp4.276.000.

“Ini bentuk win-win untuk membangun kerjasama dalam hubungan baik antara Apindo dengan pemerintah,” ujarnya.

Apalagi kata Winarso, angka Rp4,2 juta usulan dewan pengupahan itu menggunakan variabel perhitungan berdasarkan PP Nomor 78 tahun 2015 yang dianggapnya banyak merugikan kaum buruh di Indonesia.

“Ini juga harus diakomodir dengan pemerintah menetapkan (UMP) tidak menggunakan PP 78 yang sebesar 8,51% kalau dinominalkan jadi 4.276.000,” imbuhnya.

Untuk menyampaikan rekomendasi tersebut, Winarso meminta agar Anies bersedia menemui mereka dan mendapatkan masukan dari elemen buruh sebelum UMP DKI Jakarta 2020 disahkan.

“Hari ini target kami harus ketemu dengan pak Anies Baswedan. Kita akan sampaikan langsung apa yang menjadi tuntutan kami atau yang jadi aspirasi kami terhadap bapak Anies Baswedan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Winarso menyatakan bahwa angka Rp4,6 juta yang menjadi rekomendasi KSPI terhadap UMP DKI tahun 2020 bukan angka magic. Hal ini diambil dari hasil survei faktual tim dewan pengupahan KSPI di lapangan.

“Mekanisme kebutuhannya kita berasal dari data teman-teman di Federasi dan KSPI. Kalau kita survei dengan masuk ke pabrik-pabrik dan swalayan. Di swalayan itu kan harganya real, ada daftar harganya dan kita input dan kita jumlah,” terangnya.

Bahkan Winarso berani menjamin bahwa angka yang diolah oleh KSPI adalah yang paling real di lapangan.

“Kalau bicara real, kita bisa pastikan angka real adalah dari kita, karena semua kita survei, baik di pasar, swalayan, supermarket dan harganya kita input, kita hitung dan hasilnya seperti itu,” tutupnya. []

Pos terkait