Usai Rakor, Mahfud : Menko Bakal Lakukan Pengendalian dan Sinkronisasi

  • Whatsapp
Mahfud MD Menko
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Prof Mahfud MD. [foto : Istimewa]
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews – Menko Polhukam, Mahfud MD menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) perdana dengan kementerian di bawah koordinasinya, bahwa pihaknya akan melakukan sinkronisasi sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

“Nanti ada koordinasi sesuai dengan ketentuan pasal 2 Perpres nomor 43 tahun 2015, di mana Kemenko itu tugasnya melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian,” kata Mahfud di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Bacaan Lainnya

Maksud dari pengedalian di sini kata Mahfud adalah bagaimana membuat seluruh kementerian di bawah koordinasinya berjalan sesuai dengan ritme dan rule yang sama, yakni sesuai dengan visi dan misi Presiden.

“Pengendalian itu artinya dia bisa mendorong sesuatu institusi yang terlalu lambat, menarik yang terlalu cepat sehingga sinkron,” terangnya.

Ia menyampaikan bahwa ke depan tidak ada Menteri atau pejabat Kementerian yang seolah mengambil jobdesk dari kementerian lain.

“Kemudian mempertemukan titik-titik kosong. Misalkan ada satu kasus gitu, lalu rebutan kan. Kata saya, oh ini tugas saya, kata satunya oh ini tugas saya. Nah, itu Menko yang menentukan,” ujar Mahfud.

Kemudian pengendalian itu juga dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang bisa saja terjadi perselisihan di antar kementerian.

“Juga mempertemukan jalan tengah, kalau yang satu harus begini, yang satu harus begitu, maka Menko nanti akan ikut turun tangan sehingga tidak terjadi benturan dan tidak terjadi kekosongan. Nah, itu yang sebenarnya oleh bapak Presiden itu disebut, veto,” imbuhnya.

Dalam rakor itu juga, Mahfud merasa kagum dengan instrumen kelembagaan di Indonesia saat ini. Di mana instrumen yang ada ternyata sudah sangat baik dan bisa menjadi pemicu negara akan bergerak lebih baik.

“Saya takjub mendengar laporan-laporan tadi, ternyata Indonesia ini sudah punya instrumen kelembagaan yang lengkap dan bagus, sehingga kalau lembaga-lembaga itu bekerja dengan baik, negara ini akan sangat maju,” tutur Mahfud.

Dan pesan Presiden pula kata Mahfud, jika seluruh instrumen dan mekanisme yang sudah dimiliki Indonesia bisa berkolaborasi aktif dan berimbang, maka Indonesia sebagai negara akan maju.

“Ada mekanisme defensifnya agar tidak bobol sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Ada juga mekanisme ofensifnya agar bisa maju ke tengah-tengah dunia. Nah, tinggal pesan Presiden bagaimana kalau ini kompak bersatu dalam satu barisan yang sama, ya kita akan maju,” pungkasnya. []

Pos terkait