PPP Tekan Limbah Plastik dan Dukung Berantas Korupsi Hingga Perlindungan Difabel

  • Whatsapp
Reni Marlinawati
Waketum PPP, Reni Marlinawati saat konferensi pers usai Rakornas Bidang Kesra PPP di Ballroom Ibis Hotel Cawang, Jakarta Timur. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Wakil Ketua Umum PPP, Reni Marlinawati menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat kerja nasional Kesejahteraan Rakyat (Rakornas Kesra) Bidang Pemberdayaan Perempuan PPP, pihaknya memiliki tiga poin rekomendasi eksternal. Salah satunya adalah pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ada sebuah jurnal yang menyebutkan bhawa faktor peningakatan korupsi adalah perempuan. Maka dari itu, kami mendukung pemerintah pemberantasan korupsi tanpanko pormi,” kata Reni dalam konferensi persnya di bilangan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (13/12/2019).

Bacaan Lainnya

Rekomendasi kedua adalah soal maraknya limbah plastik. Ia juga menyampaikan bahwa hasil rakonas yang digelarnya itu para kader perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta kepada pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang tegas agar limbah plastik dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Terjadinya masif limbah plastik yang menimbulkan gas efek rumah kaca dan pemanasan global yang terus terjadi,” ujarnya.

“Kami rekomendasikan kepada pemerintah untuk mengatur penggunaan plastik termasuk perusahaan-perusahaan besar untuk berkomitmen melakukan pencegahan dampak limbah plastik,” imbuhnya.

Bagi Reni, limbah plastik ini sangat membahayakan lingkungan dan ekosisitem.

“Limbah plastik racunnya terlalu banyak. Bahkan ada telur beracun karena limbah plastik beracun dimakan oleh ayam dan ayamnya terjangkin racun dan telur yang dihasilkan juga menjadi beracun. Belum lagi air, lingkungan dan lain-lain,” tandasnya.

Rekomendasi eksternal ketiga disampaikan Reni adalah perhatian pemerintah terhadap kaum difabel harus ditingkatkan, khususnya di sektor pendidikan.

“Kepada pemerintah, kami mendesak tentang pemaksimalannya negara bisa hadir memberikan pelayanan terhadap kaum difabel termasuk di lingkungan pendidikan,” tutur Reni.

Ia juga meminta agar sekolah-sekolah reguler yang ada bisa semakin ditingkatkan termasuk dalam memberikan fasilitas yang memadahi bagi kaum difabel di seluruh tingkatan. Tujuannya agar negara bisa memastikan akses pendidikan bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali.

“Sekolah-sekolah reguler harus ditingkatkan agar seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali betul-betul mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” tegasnya.

Rencananya, seluruh hasil rekomendasi di dalam Rakornas tersebut akan dibawa di dalam forum Mukernas V PPP yang kan digelar mulai tanggal 14-16 Desember 2019 di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta. [NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait