Panglima TNI : Malam Natal, Aman

  • Whatsapp
Panglima TNI dan Kapolri natal
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis di Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Yesus.

Inisiatifnews – Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjugi sejumlah gereja dalam rangka melakukan peninjauan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Jakarta.

Salah satu gereja yang dikunjungi adalah Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Yesus di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Panglima Hadi mengatakan bahwa kunjungan kali ini untuk meyakinkan semua kalangan bahwa Natal kali ini  berjalan aman dan damai. 

“Setelah beberapa jari kapolda dan Pangdam tinjau setiap tempat malam ini dalam kondisi aman. Kami yakin dan datang secara langsung ke tempat ini,”kata Hadi di Gereja Bunda Hati Kudus, Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2019).

Hadi mengatakan, semua umat Kristiani harus bisa beribadah dengan damai. 

“Kami ingin menghadirkan kedamaian. Semoga selamanya aman dan damai. Atas seluruh jajaran TNI dan Polri selamat natal,” sebut Hadi.

Hadi kembali mengucapkan selamat kepada jemaat atas nama TNI dan Polri. Hadi mengatakan TNI-Polri terus menjaga dan menjamin jalannya perayaan Natal agar berjalan aman dan damai.

“Bapak dan Ibu sekalian, kedatangan saya, Panglima TNI, dan Bapak Kapolri ingin mengucapkan selamat merayakan hari Natal tahun 2019. Kami TNI-Polri tetap menjaga dan terus mengamankan jalannya perayaan Natal 2019, damai di hati, damai di bumi,” kata Hadi saat memberikan sambutan.

“Harapan kami, tidak ada gangguan sedikit pun sehingga perayaan Natal bisa dilaksanakan dengan khusyuk dengan situasi aman dan damai,” ujar Hadi

Sementara, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, secara keseluruhan perayaan natal di wilayah Indonesia berjalan aman dan lancar.

“Semua bisa kita capai. Ada pos gabunhan dalam rangka perayaan natal. Kami minta aparat di setiap pos gabungan. Layani umat secara harmonis,” kata Idham.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, ada ribuan Gereja di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari ribuan Gereja, anggota memperioritaskan ratusan Gereja yang menjadi fokus pengamanan.

“Nanti malam kan sudah mulai misa. Sekalian mengecek 1.558 Gereja yang kita amankan seluruh Jakarta wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ada 316 yang menjadi skala prioritas, kenapa? 4 Gereja besar, kedua ada yang Gereja yang sebelahnya rumah ibadah lain, Masjid, misalnya ada Gereja yang masuk wilayah khusus agamanya cuma di kampung agamis, itu tentu skala prioritas,” kata Yusri.

Yusri mengatakan, untuk mengamankan perayaan umat Kristiani tersebut Polri-TNI dibantu oleh organisasi masyarakat (Ormas).

“Personel 8.189 uuntuk Oprrasi Lilin Jaya 2019 ini sudah turunkan semunya, sejak kemarin hingga 1 Januari, ada bantuan dari ormas-oramas lain, orams agama, ormas pemuda, dari bansos sudah menyatakan iya, 700 personel diturunkan untuk bantu kita, tetapi penempatan mengikuti arahan para petugas keamanan Polri-TNI,” ujar dia.

Lebih lanjut Yusri mengharapkan agar seluruh masyarakat khususnya umat Kristiani melaksanakan ibadah dengan tertib. Sebab, Polri dan TNI menjamin keamanannya.

“Untuk di dalam pengaman internal, bagaiamana nanti men-setting memeriksa semua orang yang masuk ke dalam, tas-tasnya, kita kedepankan panitia dari gereja, TNI-Polri hanya mendampingi saja. Tetapi sterilisasi tetap kita jalankan,” pungkasnya. []

Pos terkait