Diaz Hendropriyono : Minoritas dan Mayoritas Hanya Ada di Statistik

  • Whatsapp
diaz
Ketua Umum DPP PKPI, Diaz Hendropriyono.

Inisiatifnews – Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Diaz Hendropriyono menyatakan bahwa kebangsaan adalah berbicara kesetaraan. Tidak ada perbedaan yang perlu diperdebatkan terkait siapa yang memiliki komunitas tertinggi atau terendah.

Karena menurut Diaz, persoalan minoritas dan mayoritas hanya urusan data statistik semata, seharusnya tidak berlaku untuk mendikotomi sebuah golongan masyarakat yang hidup secara berbangsa dan bernegara.

Bacaan Lainnya

“Mayoritas dan minoritas itu adanya hanya di dalam statistik waktu sensus, biar tahu demografinya. Tapi ketika bicara mengenaik hak, semuanya ya sama,” kata Diaz dalam keterangannya, Rabu (25/12/2019).

Karena memiliki hak yang sama inilah, Diaz menyatakan bahwa sudah menjadi keharusan antar sesama bangsa Indonesia saling bersinergi, saling menjaga bukan malah saling mendiskreditkan satu dengan lainnya.

“Seharusnya kita semua saling melindungi, bukan saling menindas. Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah,” tuturnya.

Kemudian, Diaz juga menyinggung tentang pemberitaan adanya kelompok masyarakat di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, yang dilarang merayakan ibadah natal tahun ini.

Baginya, situasi semacam itu merupakan corak bahwa diskredit antar sesama anak bangsa yang berbeda agama masih ada, dan harus disikapi dengan tegas oleh pemerintah setempat.

“Lagipula sudah nggak zaman lah kita membeda-bedakan. Susah amat mau ngerayain Natal aja,” ujarnya.

“Sekali lagi saya tegaskan, pemerintahan daerah wajib hadir lebih intens untuk masalah-masalah seperti ini, agar masalah tidak menasional,” lanjut Diaz. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait