Kritik Jokowi Soal Natuna, Golkar Nilai Fadli Zon Tak Tahu Diri

  • Whatsapp
Ace
Tubagus Ace Hasan Syadzily. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Tubagus Ace Hasan Syadzily menilai bahwa kritikan Fadli Zon terhadap Presiden Joko Widodo tentang Natuna salah alamat dan terkesan tak tahu diri.

Menurutnya, jika dilihat dari ruang kerja pemerintah pusat, seharusnya yang menjadi garda terdepan dalam menyikapi persoalan kapal Coast Guard China di perairan Natuna adalah Menteri Pertahanan, yang tidak lain adalah Ketua Umum partai dimana Fadli Zon berpolitik.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya dia tahu diri. Yang paling bertanggungjawab soal klaim Tiongkok itu ya Ketua Umumnya, Menhan RI,” kata Ace Hasan, Kamis (9/1/2020).

Ace juga mempertanyakan sikap Fadli Zon sebagai Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), apakah sudah berbuat sesuatu atau belum. Sementara kritikannya hanya pedas kepada Presiden saja.

“Pak Fadli ini sudah melakukan apa untuk menjaga kedaulatan Laut Natuna sebagai Ketua BKSAP?,” ujarnya.

“Apakah hanya bisa mengkritik Presiden Jokowi yang telah menunjukan komitmennya menjaga kedaulatan negara?,” imbuh Ace.

Ia menyarankan agar Fadli Zon mengerjakan sesuatu sesuai dengan kapasitasnya sebagai anggota Dewan dan juga Ketua BKSAP.

“Seharusnya Fadli juga melakukan pendekatan diplomasi melalui parlemen, sesuai dengan kapasitasnya ke Tiongkok,” tuturnya.

Perlu diketahui, bahwa Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon rajin mengkritik Jokowi terkait dengan keberadaan kapal penjaga laut Coast Guard milik pemerintah China di perairan Natuna.

Fadli Zon menilai bahwa kenapa Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto tidak banyak bersikap keras lantaran ada sudut pandang realistis. Di mana jika mengukur segi kekuatan militer yang dimiliki, pemerintah Indonesia kurang sebanding dengan China.

“Realistis dengan situasi yang ada, situasi yang ada ini memang kita tidak mempunyai kekuatan-kekuatan secara de facto untuk melindungi wilayah kita, wilayah ekonomi kita yang ada di wilayah Natuna itu,” kata Fadli, Rabu (8/1).

Namun di sisi lain, kritikan pedas Fadli Zon kepada Presiden Joko Widodo terus dilayangkan, termasuk mempertanyakan kewibawaan Presiden saat mengunjungi Kabupaten Natuna kemarin.

“Mestinya kita harapkan begitu (beri dampak ke China). Cuma kan apakah bisa dianggap itu mempunyai efek detterent apa tidak itu. Kalau itu dianggap tidak, menurut saya ini membuat kita justru semakin tidak berwibawa,” tuturnya. []

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait