Mahfud MD Tegaskan Indonesia Masih Mampu Jaga Natuna Sendiri

  • Whatsapp
Mahfud MD
Menko Polhukam, Mahfud MD. [foto : Dokumen resmi]

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa ihwal penjagaan Natuna sebagai wilayah Indonesia, pemerintah saat ini tak membutuhkan bantuan dari negara lain.

“Kita katakan (kepada Dubes AS), kita belum perlu bantuan apa pun dari negara lain. Karena kita tidak bersengketa apa-apa dengan China di Laut Natuna Utara itu,” kata Mahfud usai menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Bacaan Lainnya

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengaku bahwa mengulang pernyataan yang disampaikannya saat kedatangan Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia, Xiao Qian, pada Kamis (16/1) lalu. Yakni saat itu, Mahfud mengatakan secara hukum Indonesia memiliki hak berdaulat atas kawasan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) di Laut Natuna Utara.

Diketahui ZEE Indonesia ditetapkan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS 1982. Hal itu pula yang menjadi alasan Menteri Pertahanan era Gus Dur itu untuk mengatakan bahwa Indonesia tidak dalam posisi bersengketa dengan China.

Kalaupun ada yang masuk zona tersebut tanpa izin seperti beberapa waktu lalu, kata Mahfud, Indonesia segera mengusirnya. Pemerintah dipastikan tidak akan berunding.

Di sisi lain, tambahnya, pengusiran tersebut bukan dalam konteks perang, melainkan menjaga hak untuk berdaulat.

“Kita tidak akan nego karena tidak ada sengketa perbatasan. Kalau mereka (China) masuk, kita usir. Tapi, bukan perang. Karena kalau kita nego, kalau kita berunding, berarti itu hubungan bilateral,” terang Mahfud.

“Ini kan sudah ada putusan multilateral internasional, (yaitu) UNCLOS tahun 1982,” tutupnya. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait