Aksi 212 Ngarep Diterima Istana

  • Whatsapp
Slamet Maarif
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Ketua Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif mengharapkan agar pihak Istana Negara dapat menerima mereka saat aksi unjuk rasa 212 di depan Istana Negara Jakarta, Jumat (21/2) besok.

“Dari pihak keamanan kemarin menanyakan apakah akan ada audiensi dengan pihak Istana. Kita siapkan tim dan kita siapkan pernyataan sikap serta masukan-masukan dan kita akan berikan kepada pemerintah,” kata Slamet Maarif dalam konferensi pers di Gedung Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII), Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Bacaan Lainnya

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak mau ditemui dan diajak audiensi selain oleh pihak Istana Negara. Bahkan ketika Kemenko Polhukam mengajaknya beraudiensi pun ia memastikan akan menolaknya.

“Kalau kita diterima di Kemenkopolhukam kami menolak karena aksinya kami bukan di sana tapi di Istana Negara. Kami hanya mau audiensi dengan Istana Negara,” ujarnya.

Sementara ditanya terkait dengan detail aksinya, Slamet Maarif menyatakan Aksi 212 besok di Istana Negara hanya fokus pada isu korupsi.

“Aksi besok hanya fokus mega korupsi karena ini masalah perampokan dan maling uang rakyat yang merajalela dan terkesan dilindungi, makanya harus kita lawan,” jelas Slamet.

Namun dalam konferensi pers tersebut, Koorlap aksi Ustadz Muhammad Subhan tidak bersedia menyebutkan siapa saja yang akan ikut aksi unjuk rasa dengan elemen FPI, PA212 dan GNPF Ulama itu, termasuk ketika moderator konferensi pers, Ustadz Edy Mulyadi memintanya untuk menyebutkan potensi jumlah massa.

Namun secara terpisah, Slamet Maarif ketika diwawancarai usai konferensi pers mengklaim akan ada puluhan ribu massa aksi yang bakal turun.

“Saya yakin akan ada puluhan ribu,” kata Slamet saat doorstop dengan wartawan. [RED/NOE]

Pos terkait