Doni Monardo: Presiden Minta Rapid Test Prioritas untuk Tenaga Medis

  • Whatsapp
IMG 20200320 195455
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews.com. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta rapid test diprioritaskan untuk tenaga medis di rumah sakit yang menangani pasien virus corona Covid-19. Sebab, tenaga medislah yang paling rentan terpapar pandemi ini.

“Ini ditegaskan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas terkait Covid-19 yang juga diikuti oleh gubernur seluruh Indonesia. Presiden tekankan di sini bahwa prioritas penggunaan rapid test ditujukan kepada tenaga medis,” ungkap Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Rabu (25/03/2020).

Bacaan Lainnya

Doni menyebutkan, saat ini tersedia 125.000 alat rapid test yang siap diedarkan ke seluruh wilayah. Presiden Jokowi juga menekankan rapid test diprioritaskan di zona-zona rawan penyebaran Covid-19.

“Prioritas juga l kepada masyarakat yang berada di daerah-daerah zona rawan yang sudah ada sebagian masyarakat di kawasan tersebut positif Covid-19,” tandas Doni.

Diketahui, Presiden Jokowi menyampaikan belasungkawa kepada petugas medis yang turut terinfeksi virus corona dan meninggal dunia.

Presiden memutuskan memberi insentif bagi petugas medis yang bekerja di wilayah tanggap darurat virus corona. Bagi dokter spesialis Rp 15 juta per bulan, dokter umum atau dokter gigi Rp 10 juta per bulan, bidan atau perawat Rp 7,5 juta per bulan, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta per bulan. Selain itu, ada santunan kematian sebesar Rp 300 juta bagi tenaga medis yang gugur karena tertular virus corona. (FMB)

Pos terkait