Ferdinand Nilai Said Didu Pelintir Serangan Pribadi Seolah Jadi Kritikan Pemerintah

  • Whatsapp
akurat 20190514032026 3a6f7i
Muhammad Said Didu.
PHP Dev Cloud Hosting

Inisiatifnews.com – Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai bahwa surat klarifikasi Muhammad Said Didu kepada Luhut Binsar Pandjaitan malah tendensius.

Dimana menurutnya, serangan narasi yang dinilainya sebagai tembakan kepada Luhut secara personal justru dibelokkannya kepada kritikan kepada pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Penilaian saya point 2.a mengalihkan tuduhan tendensius dari pribadi LBP (Luhut Binsar Pandjaitan -red) menjadi kritik kebijakan Pemerintah,” kata Ferdinand, Selasa (7/4/2020).

Bahkan dinilai Ferdinand, surat klarifikasi Said Didu cenderung bermuatan narasi bahwa seolah mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu tengah ketakutan dengan ultimatum pihak Luhut.

“Point 2.b bentuk ngeles atau ketakutan tak bertanggung jawab setelah sebelumnya kata di kepala Luhut menjadi pembenaran kinerja LBP,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa pihak Luhut mengultimatum Said Didu agar meminta maaf secara terbuka karena dianggap telah memfitnah dan menghinanya di tengah situasi pandemi Covid-19.

Mendapati ultimatum itu, Said Didu pun mengirimkan surat kepada Luhut ke Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi berupa klarifikasi.

Berikut adalah isi dari surat klarifikasi Said Didu kepada Luhut Binsar Pandjaitan :

Kepada Yth. Bapak Luhut B. Panjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi
Di Jakarta.

Dengan Hormat,

Menunjuk Surat Bapak tertanggal 4 April 2020, saya sampaikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Video yang berjudul Luhut: Uang, Uang dan Uang di Channel Youtube M. Said Didu adalah ulasan analisis prioritas kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Corona (Covid-19).

2. Pernyataan saya bahwa Pak Luhut hanya memikirkan uang, uang dan uang merupakan rangkaian tidak terpisahkan dari analisis tersebut, yang maknanya adalah:

a. Bahwa kebijakan pemerintah saat penyelamatan ekonomi dibandingkan dengan kebijakan mengatasi dampak pandemi Corona.

b. Bahwa Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Bpk Luhut B. Panjaitan) lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang mungkin merupakan pelaksanaan tugas Bapak. ini lebih mengutamakan kebijakan

3. Pernyataan saya terkait dengan Sapta Marga yang secara jelas saya katakan bahwa “semoga terbersit kembali sapta marga” merupakan harapan kepada Bapak sebagai Purnawirawan TNI bahwa dengan jiwa sapta marga pasti akan memikirkan rakyat, bangsa, dan negara.

4. Sebagai tambahan informasi bagi Bapak bahwa keterangan saya tersebut jauh dari kepentingan pribadi dan semata-mata karena panggilan nurani untuk memenuhi kewajiban sebagai anak bangsa dalam membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, peduli, dan kritis kepada setiap aparatur negara agar dalam mengambil langkah-langkah, kebijakan, dan program selalu fokus untuk kepentingan rakyat banyak demi Indonesia yang maju, adil, dan makmur ke depan.

Demikian klarifikasi ini, Saya berharap makna pernyataan saya dalam video tersebut menjadi jelas.

Tangerang, 7 April 2020
Dr. Ir. Muhammad Said Didu

Pos terkait