Presiden Diminta Ketemu MPR, DPR, DPD dan MK Jamin Keselamatan Rakyat

  • Whatsapp
IMG 20180822 001708
Presiden Gumregah Nusantara dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed.

Inisiatifnews.com Presiden Gumregah Nusantara, Ali Mahsun Atmo meminta kepada Presiden Joko Widodo agar segera melakukan dialog secara langsung dengan pimpinan DPR RI, MPR RI, DPD RI dan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengupayakan penyelamatan rakyat di tengah ancaman Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami mendesak Presiden Jokowi selaku Kepala Negara RI duduk satu meja dengan Ketua MPR, DPR, DPD, dan MK RI untuk hadirkan negara terhadap hal-hal mendasar tata kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan konstitusi,” kata Ali Mahsun kepada Inisiatifnews.com, Sabtu (18/4/2020).

Bacaan Lainnya

Karena menurutnya, saat ini situasi rakyat semakin terjepit dengan pembatasan-pembatasan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun kebutuhan pangan mereka sulit terpenuhi khususnya untuk masyarakat dengan latarbelakang pekerjaan non-formal seperti pedagang kaki lima (PKL), petani, buruh, tenaga kerja indonesia (TKI), supir ojek, sopir taksi, pengemudi becak, pelaku industri rumahan, pengrajin, tukang kuli bangunan, pemulung, pekerja rumah tangga (PRT) dan pelaku ekonomi rakyat lainnya.

Sementara berdasarkan pemahamannya, bahwa kebutuhan pokok dan keselamatan jiwa rakyat menjadi tanggungjawab negara, sesuai yang termaktub di dalam alinea ke 4 pembukaan UUD 1945 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.

“Negara RI untuk melindungi keselamatan jiwa dan kebutuhan pokok rakyat, perekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, dan keberlangsungan tata kelola bangsa dan negara. Langkah ini sangat mendasar demi nasib dan masa depan negeri ini ke depan,” imbuhnya.

Terakhir, pria asli Mojokerto Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) itu meminta agar Presiden Joko Widodo sebagai komandan penanggulangan Covid-19 di tingkat pusat agar mamastikan negara hadir untuk melindugi dan memenuhi kebutuhan hidup rakyatnya.

“Oleh karena itu, kami tidak pernah berhenti memohon dengan penuh rasa hormat dan rendah hati kepada Presiden Jokowi selaku Kepala Negara RI untuk memimpin krisis akibat wabah Covid-19 dengan hanya ada satu komando di tangan Presiden,” tegasnya.

“Berapapun anggaran negara RI yang dibutuhkan bukanlah hal yang penting, yang pasti segenap tumpah darah dan bangsa Indonesia yang saat ini di ranah emergensi butuhkan kehadiran Negara secepat-cepatnya untuk terlindungi,” tutup Ali. []

Pos terkait