Kop Surat Setkab dari Stafsus Milenial, Jerry Massie : Ada Indikasi Korupsi

  • Whatsapp
jerry massie
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie. [foto : Istimews]

Inisiatifnews.com Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menyayangkan sekali adanya surat dengan kop Sekretariat Kabinet (Setkab) yang dikeluarkan oleh Staf Khusus Milenial Presiden, Andi Taufan Garuda Putra. Apalagi di dalam surat tersebut, ada seruan agar seluruh Camat di Indonesia membantu program sosialisasi dan pengadaan APD yang dilakukan oleh PT Amartha Mikro Fintek yang notabane adalah perusahaan milik Andi.

“Saya tidak habis pikir tentang kop surat Setneg, mereka perlu juga bertanggung-jawab. Setiap kebijakan harus melibatkan Setkab dan Setneg,” kata Jerry dalam keterangannya yang diterima Inisiatifnews.com, Jumat (17/4/2020).

Bacaan Lainnya

Bahkan lebih jauh, Jerry menyebut bahwa tindakan Andi sangat maladministrasi dan berpotensi terjadi tindak pidana korupsi di dalamnya.

“Ini ada indikasi korupsi juga. Mencari keuntungan di balik wabah virus corona,” ujarnya.

Selain menyinggung tindakan Andi Taufan, Jerry juga menyinggung beberapa sikap Staf Khusus Milenial Presiden yang justru membuat blunder pemerintahan Presiden Joko Widodo sendiri. Termasuk Gracia Josaphat Jobel Mambrasar (Billy Mambrasar) terkait polemik status birografinya di aplikasi portofolio LinkedIn yang dinilai menyetarakan jabatannya sebagai Staf Khusus sekelas Menteri.

Kemudian keterlibatan Ruangguru melalui Skill Academy dalam program pengadaan pelatihan online untuk sertifikasi penerimaan Kartu Pra-Kerja dimana Adamas Belva Syah Devara (Belva) duduk sebagai CEO.

Menyikapi itu semua, Jerry Massie menganggap bahwa jabatan Staf Khusus Milenial yang saat ini ada tidak memiliki urgensi dalam tata kelola pemerintahan Presiden Joko Widodo. Apalagi jika sampai blunder-blunder di kemudian hari terjadi lagi justru akan mempersulit Presiden sebagai Kepala Pemerintahan.

“Kalau kehadiran mereka merusak pemerintahan, menurut saya tidak perlu lah kehadiran mereka,” tukasnya. []

Pos terkait