Soal RUU Cipta Kerja, Hikam : DPR Jangan Aji Mumpung

  • Whatsapp
as hikam
Muhammad AS Hikam.

Inisiatifnews.com Pengamat Politik dari President University, Muhammad AS Hikam meminta agar aksi unjuk rasa buruh tak usah digelar di tengah wabah Corona. Namun ia juga berharap agar DPR RI selaku legislator tidak pula bersikeras membahas RUU Cipta Kerja di situasi saat ini. Sehingga gejolak sosial khususnya elemen yang akan sangat terdampak tidak terjadi.

Apalagi Omnibus Law RUU Cipta Kerja tersebut sampai saat ini masih menyisakan polemik.

Bacaan Lainnya

“Para politisi di DPR juga tak elok jika mereka ngotot bahas RUU yang kontroversial dan masih memerlukan kajian serta pendalaman yang serius dari para pemangku kepentingan,” kata Hikam kepada Inisiatifnews.com, Sabtu (18/4/2020).

“DPR dengan laku grusa-grusunya bisa dituding publik sedang terapkan aji mumpung,” imbuhnya.

Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) era Presiden Gus Dur itu, menjaga kondusifitas nasional sangat diperlukan saat ini. Kelompakan antara pemerintah dan rakyat sangat diperlukan agar wabah tersebut bisa segera bisa dientaskan.

“Kondusifitas polkam (politik, hukum dan keamanan -red) pada kekinian, saya kira, sangat urgen agar Pemerintah dan rakyat Indonesia bisa bekerjasama mengatasi bencana nasional Covid-19,” jelas Hikam.

Bagi Hikam, jika memang DPR tetap ingin membahasnya, sebaiknya dilakukan saja setelah situasi sudah kondusif.

“Apa gunanya politisi DPR menambah masalah, hanya demi kepentingan politik sesaat? Masih ada kesempatan lain untuk membahas RUU-RUU yang ada,” tegasnya.

“Jangan sampai para politisi Senayan itu dituding seperti maling yang menggunakan kesempatan tuan rumah sedang sakit parah dan tak mampu menjaga rumahnya,” tutupnya. [NOE]

Pos terkait