KSBSI Apresiasi Sikap Presiden yang Dengarkan Tuntutan Buruh

  • Whatsapp
Presiden Buruh
Tiga presiden buruh, KSPI Said Iqbal, KSBSI Elly Rosita Silaban dan KSPSI Andi Gani Nena Wea saat foto bersama dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang menunda pembahasan klaster Ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja.

Penundaan itu merupakan representasi dari sikap bersama KSBSI bersama aliansi Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang melibatkan KSPSI Andi Gani Nena Wea dan KSPI Said Iqbal. Dimana mereka telah melakukan pertemuan secara tertutup dengan Presiden di Istana Negara.

Bacaan Lainnya

Apalagi semangat Presiden Jokowi juga akan melibatkan unsur Tripartit dari awal dalam pembahasan RUU Cipta Kerja untuk klaster Ketenagakerjaan.

“Ini adalah salah satu hasil pertemuan MPBI dengan Presiden Jokowi dua hari lalu yang meminta agar pemerintah dan DPR fokus menangani Covid-19, PHK buruh serta pemulihannya,” terang Elly yang diterima wartawan, Jumat (24/4/2020).

Dengan adanya penghentian pembahasan di DPR maka KSBSI tidak akan melakukan aksi yang sedianya akan dilakukan tanggal 30 April 2020 yang melibatkan puluhan ribu buruh di Indonesia.

“Perjuangan kita sementara ini dilanjutkan pada masalah upah dan THR serta tetap menjaga diri kita dan keluarga dari ancaman Covid-19,” jelasnya.

Bawa pasca dihentikannya pembahasan RUU ini maka kekhawatiran kaum buruh terhadap masa depannya sementara berkurang, sehingga dapat fokus menghadapi permasalahan di depan mata yaitu PHK dan THR di bulan suci Ramadhan ini.

“Pada kesempatan ini, mewakili Presidium MPBI, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh saudaraku umat Muslim. Semoga bulan suci Ramadhan membawa berkah untuk kita semua,” ucap Elly. [REL]

Pos terkait