Hikam Sarankan DPR Minta Spot ke Najwa Shihab untuk Bicara

  • Whatsapp
IMG 20190412 WA0053
Najwa Shihab.

Inisiatifnews.com Pengamat politik senior, Muhammad AS Hikam menilai bahwa apa yang disampaikan Najwa Shihab terkait kritikannya kepada DPR RI adalah wajar.

“Saya menganggap kritik-kritik yang dilontarkannya masih nalar, sopan, dan kalaupun nyelekit tapi faktual,” kata Hikam, Minggu (10/5/2020).

Bacaan Lainnya

Apalagi menurut Hikam, Najwa Shihab juga tak melulu melontarkan satirnya kepada anggota DPR saja, tetapi juga kepada aparat pemerintah pusat, termasuk Menteri dan juga Satgas Covid-19 yang kini sedang sibuk menghalau wabah berbahaya tersebut.

Bagi akademisi dari President University itu, sebaiknya anggota DPR yang merasa tidak terima dengan sindiran Najwa Shihab agar meminta spot untuk berbicara dan membantah tudingan-tudingan yang dilontarkan. Apalagi selama ini, Najwa juga memiliki panggung talkshow yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan pencerahan kepada publik.

“Ketimbang pada baper di medsos dan media, para anggt DPR yang tersinggung dengan kritik dan satir tersebut lebih baik minta diberi waktu bicara di forum Najwa Shihab,” tuturnya.

“Itu saya rasa lebih fair ketimbang menuding macam-macam, menuntut minta maaf, mengancam akan bongkar aib Najwa, dan lain-lain,” imbuhnya.

Sehemat pandangannya, Hikam menilai jika apa yang dilontarkan Najwa Shihab dalam videonya itu adalah bagian dari hak demokrasi yang dimilikinya sebagai warga negara.

“Najwa Shihab tidak bersalah sebagai warganegara maupun sebagai jurnalis ketika melontarkan opini dan kritik sekeras apapun,” ujarnya.

Apalagi apa yang disampaikan Najwa Shihab juga sudah menjadi konsumsi publik sebelumnya, dan bukan juga bentuk fitnah.

“Fakta-fakta yang dipakai dasar juga diketahui publik, bukan rahasia atau buatan. Soal interpretasi terhadap fakta-fakta tersebut, bisa saja berbeda. Dan itulah yang seharusnya diperdebatkan. Bukan dihakimi dan dijatuhi sanksi,” pungkasnya

Sementara terkait dengan sikap DPR RI yang terkesan ingin menyerang balik Najwa Shihab, Hikam menilai justru para anggota dewan itu tidak mencerminkan nilai demokrasi yang ada di Indonesia.

“Saya tidak habis pikir, lembaga hasil reformasi yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip demokrasi seperti DPR malah mau digunakan sebagai lembaga yang sensitif dan cenderung anti terhadap opini publik,” tandasnya.

“Bukankah itu berarti sebuah pembalikan terhadap demokrasi?,” tutupnya.

Perlu diketahui, bahwa Najwa Shihab membuat konten video satir kepada DPR RI terkait dengan beberapa hal, antara lain terkiat dengan kelanjutan pembahasan RUU yang masih menyisakan persoalan dan pertentangan dari banyak masyarakat Indonesia termasuk di tengah pandemi Covid-19.

Kemudian Najwa Shihab juga menyindir tengang pakaian hazmat alias alat pelindung diri (APD) yang dipakai oleh anggota Satgas Covid-19 DPR RI. Kemudian tentang sumbangan jamu yang disebut-sebut adalah uluran tangan dari Sufmi Dasco Ahmad. Serta masih banyak konteks lain yang disinggung oleh Najwa Shihab.

Berikut adalah video Najwa Shihab yang diprotes oleh anggota DPR RI.

[REL]

Pos terkait