Pemuda Pancasila Ajak Anggotanya Berdoa Agar Covid-19 Segera Berakhir

  • Whatsapp
pemuda pancasila jaktim
Pemuda Pancasila Jakarta Timur gelar bimbingan teknis tentang penanggulangan Covid-19. [foto : Hari Purwanto/MPN PP]

Jakarta, Inisiatifnews.com – Jajaran pengurus dan anggota Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Timur telah melakukan sejumlah kegiatan penanggulangan pandemi Covid-19.

Diantaranya 36 kali penyemprotan disinfektan, kampanye gerakan cuci tangan menggunakan sabun, menyerahkan 15 unit tempat penampungan air ke tempat ibadah dan pasar yang merupakan bantuan dari yayasan Al Qur’an Center.

Bacaan Lainnya

“Kami juga melakukan pembagian sembako dan tahap kedua penyemprotan disinfektan sebanyak 9 kali, serta pembuatan dapur umum,” ujar Ketua MPC PP Jaktim, Noman Silitonga, dalam acara bimbingan teknis yang diadakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Pemuda Pancasila, di Jakarta, Senin (1/6/2020).

Selain itu, lanjut Noman, ada beberapa relawan Pemuda Pancasila yang diasuransikan ke BPJS Ketenagakerjaan dengan total 39 orang.

“Semua kegiatan tersebut dilakukan karena kecintaan dan kesadaran Pemuda Pancasila untuk meningkatkan kepekaan sosial,” katanya.

Dalam kesempatan sama di Bimbingan Teknis (Bimtek), Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Nasional Pemuda Pancasila, Yahya Abdul Habib, mengajak seluruh pengurus dan anggota MPC PP Jaktim supaya berdo’a agar Covid-19 segera berakhir.

“Gerakan masif Pemuda Pancasila dalam membantu menangani pandemi Covid-19 adalah tindaklanjut surat instruksi Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila. Dalam membantu penanganan Covid-19 kami juga menggandeng Indika Foundation dan donasi internal,” ucapnya.

Menurutnya, selain program tahap kedua di Jakarta yaitu wilayah Timur dan Utara, Gugus Tugas Covid-19 Pemuda Pancasila juga membantu menanggulangi Covid-19 di wilayah Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

“Ada protap yang harus diikuti dalam program gugus tugas kemanusiaan Covid-19. Dan harus ada SOP (Standar Operasional Prosedur) serta pertanggungjawaban dalam menjalankan program ini,” pungkas Yahya. [REL]

Pos terkait