Bahas New Normal Tempat Ibadah hingga Pembatalan Haji

Wapres Dampingi Presiden Temui Tokoh Lintas Agama

  • Whatsapp
IMG 20200603 WA0009
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Selasa (2/6).

Inisiatifnews.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu delapan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Selasa (2/6).

Tokoh lintas agama yang hadir antara lain Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmi Faishal Zaini, Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).KH. Muhyiddin Junaidi, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom, dan Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Ignatius Kardinal Suharyo.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Arief Harsono, dan Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Xs. Budi Santoso Tanuwibowo.

Presiden memaparkan langkah-langkah pemerintah tentang penanganan covid-19 dan menjelaskan upaya yang telah dilakukan selama ini.

“Pandemi Covid-19 telah menyebar di 215 negara, baik negara maju, negara berkembang, negara kaya, miskin, negara besar, kecil semua terkena pandemi Covid,” ucap Presiden yang juga didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Kepada tokoh lintas agama, Presiden menyampaikan, pandemi Covid-19 ini bukan lagi hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga telah berdampak ke sektor lain.

“Masalahnya bukan di sisi kesehatan saja, tapi juga sudah masuk ke bidang lain seperti ekonomi dan sosial,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta masukan dari para tokoh lintas agama soal kesiapan penerapan prosedur kenormalan baru utamanya di tempat-tempat ibadah.

Adapun hal lain yang dibahas oleh Presiden dan para tokoh lintas agama adalah pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.

Sebagaimana diketahui Kementerian Agama telah memutuskan tidak memberangkatkan haji pada tahun 2020. Hal tersebut juga telah mendapat dukungan dari organisasi Islam di Tanah Air.

“Sesuai ketentuan Islam, keamanan adalah salah satu syarat utama pelaksanaan ibadah haji. Demi kemasalahatan bersama ada baiknya pemerintah Indonesia mempertimbangkan dengan seksama tidak menyelenggarakan ibadah haji 1441 H,” ungkap Abdul Mu’ti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga hadir dalam pertemuan tersebut. (INI)

Pos terkait