Presiden Senang Dapat Masukan Para Purnawirawan TNI-Polri

  • Whatsapp
Jokowi
Presiden Joko Widodo menyambut Try Sutrisno dan rombongan purnawirawan TNI-Polri di Istana Bogor, Jawa Barat.

Inisiatifnews.com Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari para purnawirawan TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Hari ini saya menerima para purnawirawan TNI-Polri dan legiun veteran Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor. Di antaranya adalah Bapak Try Sutrisno, Bapak Saiful Sulun, dan Bapak Soekarno,” kata Presiden, Jumat (19/6/2020).

Bacaan Lainnya

Para purnawirawan TNI dan Polri itu didampingi oleh Menko Polhukam Prof Mohammad Mahfud MD. Mereka berangkat dari kantor Kemenko Polhukam dan langsung menuju Bogor.

Kehadiran para mantan perwira itu bertujuan untuk memberikan masukan kepada Presiden untuk menghadapi persoalan bangsa dan negara saat ini.

“Kami bertukar pendapat, juga menerima masukan tentang masalah-masalah kebangsaan kita,” ujarnya.

Prof Mahfud MD yang mendampingi agenda silaturrahmi tersebut menyampaikan, bahwa salah satu materi diskusi yang dilakukan oleh para purnawirawan TNI dan Polri bersama dengan Presiden Jokowi adalah terkait dengan upaya pembentukan Undang-Undang tentang kelembagaan pembinaan ideologi Pancasila.

“Secara prinsip para purnawirawan ini setuju dengan pandangan presiden, bahwa pertama kalaupun undang-undang tentang kelembagaan pembinaan ideologi negara atau ideologi pancasila itu ada, maka Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 supaya ditegaskan bahwa itu berlaku,” kata Mahfud hari ini.

jokowi dan purnawirawan tni polri
Presiden Joko Widodo ditemani Menko Polhukam Mahfud MD, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Mensesneg Pratikno menerima silaturrahmi para purnawirawan TNI-Polri di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat 19 Juni 2020.

Kemudian, Mahfud juga menyebut bahwa para purnawirawan TNI dan Polri tersebut juga meminta agar Pancasila tetap merupakan lima sila yang selama ini dipakai.

“Kemudian, Pancasila itu adalah Pancasila yang ada dalam UUD 1945 yang terdiri dari lima sila yang selama ini kita pakai,” imbuhnya.

Selanjutnya dalam pertemuan itu, mereka juga berharap pemerintah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.

Mahfud pun menyampaikan bahwa para purnawirawan tersebut meminta kepada pemerintah untuk tidak memberikan toleransi kepada setiap upaya yang ingin melakukan pecah belah atau destruksi terhadap keutuhan Pancasila dari paham-paham yang mengancam.

“Mereka ingin Pancasila tidak tercabik-cabik oleh paham yang merusak Pancasila, seperti liberalisme, komunisme dan radikalisme,” tuturnya. [NOE]

Pos terkait