Tolak RUU HIP, ANAK NKRI Bakal Aksi di DPR Rabu Besok

  • Whatsapp
IMG 20200622 WA0038
GNPF Ulama bersama DPP FPI dan DPP PA212 menggelar konferensi pers di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta Pusat.

Jakarta, Inisiatifnews.comSejumlah ormas Islam yang tergabung di dalam elemen Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) menggelar konferensi pers terkait dengan rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada hari Rabu (24/6) besok.

Menurut Ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak, aksi tersebut bertujuan untuk menolak rencana DPR RI yang akan membahas Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang menjadi polemik itu.

Bacaan Lainnya

“Setelah mempejari bersama RUU HIP dan perkembangannya, dengan ini kami menyatakan menolak RUU HIP dan mendesak pimpinan dan seluruh fraksi di DPR RI menghentikan pembahasan dan mengeluarkan RUU HIP dari prolegnas,” kata Martak di Hotel Sofyan Cut Meutia, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020).

Dalam statemennya itu, Martak juga menyatakan bahwa pihaknya pun mendesak kepada aparat penegak hukum untuk mengusut siapa saja yang mengusulkan RUU HIP tersebut.

“Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas inisiator dan konseptor RUU HIP dan memprosesnya secara hukum,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, ia juga meminta agar Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membubarkan partai politik pengusung RUU HIP.

“Sesuai UU tentang Parpol, mendesak MK memeriksa dan memutuskan pembubaran parpol yang menjadi inisiator dan konseptor RUU HIP serta bila melakukan kerjasama dengan partai komunis China,” tuntutnya.

Terakhir, Martak juga meminta agar publik terus mewaspadai upaya apapun yang berkaitan dengan gerakan komunisme di Indonesia.

“Menyerukan tokoh agama, masyarakat, aktivis, untuk mewaspadai dan melawan gerakan komunis gaya baru yang berusaha bangkit baik dalam kehidupan masyarakat maupun melalui pemerintah,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi menyatakan bahwa di dalam konferensi pers yang digelarnya itu sengaja tidak menyebut nama partai politik yang dituntutnya untuk membubarkan diri karena usung RUU HIP.

“Kita sengaja tidak menyebut nama parpol, tapi masyarakat sudah tahu siapa biang kerok dari RUU HIP ini,” kata Edy.

Dan ia juga menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa penolakan RUU HIP tersebut akan digelar di depan gedung DPR RI.

“Nama aksi kita Aksi Selamatkan NKRI dan Pancasila dari Komunisme (pada) hari Rabu pukul 13.00 WIB. Ini aksi bersama lintas ormas, baik ormas Islam maupun kebangsaan,” terangnya.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir beberapa ormas, antara lain GNPF Ulama, Persaudaraan Alumni 212 (PA212), DPP Front Pembela Islam (FPI) serta beberapa tokoh oposisi yakni Rizal Kobar dan pakar hukum tata negara Refly Harun. [NOE]

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pos terkait